Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkab Labuhanbatu Percepat Capaian UCJ, Target 50 Persen Akhir 2026

Metro-Esa • Kamis, 16 Juli 2026 | 15:54 WIB
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Labuhanbatu Edwin Saputra bersama pihak Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu berfoto bersama seusai acara rapat persiapan program percepatan UCJ tahun 2026 di Rantauprapat.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Labuhanbatu Edwin Saputra bersama pihak Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu berfoto bersama seusai acara rapat persiapan program percepatan UCJ tahun 2026 di Rantauprapat.

LABUHANBATU, METRODAILY- BPJS Ketenagakerjaan Cabang Rantauprapat bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu menggelar rapat percepatan peningkatan capaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Tahun 2026 di Ruang Rapat Bupati Labuhanbatu, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan serta Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

Melalui sinergi tersebut, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menargetkan capaian UCJ meningkat dari 42 persen pada 2025 menjadi 50 persen pada 2026.

Peningkatan ini diharapkan mampu memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat pekerja sekaligus mendukung terwujudnya visi Labuhanbatu Cerdas Bersinar.

Baca Juga: Layanan BPJS Kesehatan Jangkau Penduduk Daerah 3T Melalui Program VIOLA

Mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu, Sarimpunan Ritonga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan jaminan sosial kepada masyarakat.

"Kami siap mendukung peningkatan angka Universal Coverage Jamsostek di Kabupaten Labuhanbatu agar semakin banyak pekerja yang memperoleh perlindungan jaminan sosial, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Labuhanbatu, Nelson Muhammad Bangun, menyampaikan bahwa pemerintah daerah menargetkan angka UCJ mencapai 72 persen pada 2029.

"Target tersebut akan difokuskan pada perluasan perlindungan bagi pekerja yang masuk kategori miskin dan miskin ekstrem sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Baca Juga: Pekerja Yang Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan di Asahan Masih di Bawah 30 Persen

Di kesempatan yang sama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Rantauprapat, Edwin Saputra, menjelaskan bahwa rapat tersebut bertujuan menyampaikan road map peningkatan UCJ Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2025–2029, sekaligus memberikan sosialisasi manfaat program BPJS Ketenagakerjaan kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, khususnya pemerintah kecamatan.

Menurut Edwin, keberhasilan program ini membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah hingga sektor swasta, sehingga program perlindungan jaminan sosial dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Labuhanbatu, Syahrizal Hasibuan, yang turut hadir menyatakan kesiapan pihaknya mendukung peningkatan UCJ melalui penyediaan data masyarakat desil 1 hingga desil 5, yang termasuk dalam kategori miskin dan miskin ekstrem.

Dikatakannya, melalui kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, serta dukungan pendanaan dari APBD dan program Corporate Social Responsibility (CSR), diharapkan target UCJ Tahun 2026 dapat tercapai.

Baca Juga: Kapolres Labuhanbatu Perkuat Sinergitas Bersama TNI dan Kejaksaan 

"Peningkatan cakupan kepesertaan tersebut diharapkan semakin memperkuat perlindungan sosial bagi para pekerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Labuhanbatu," tandas Syafrizal. (Bud)

 

Editor : Metro-Esa
UCJ bpjs ketenagakerjaan