Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Bupati Taput Percepat Penataan Tanggul Tarutung, Pedagang Akan Direlokasi

Editor Satu • Rabu, 15 Juli 2026 | 11:50 WIB
Bupati Tapanuli Utara JTP Hutabarat meninjau lokasi pembangunan tanggul di Jalan Diponegoro, Tarutung, sebagai bagian dari percepatan penataan kawasan.
Bupati Tapanuli Utara JTP Hutabarat meninjau lokasi pembangunan tanggul di Jalan Diponegoro, Tarutung, sebagai bagian dari percepatan penataan kawasan.

TARUTUNG, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) mempercepat penataan kawasan tanggul di Jalan Diponegoro, Tarutung, sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan masyarakat sekaligus mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur pada tahun anggaran 2026.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat, S.Si., M.Si. saat meninjau langsung lokasi tanggul, Senin (13/7/2026).

Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), unsur Dinas Perhubungan, perwakilan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Camat Tarutung, serta Lurah setempat.

Baca Juga: Chelsea Olivia Curhat Tahun Penuh Cobaan, Dua Anaknya Sempat Sakit

Di hadapan jajaran perangkat daerah, JTP Hutabarat menegaskan penataan kawasan harus dilakukan dengan pendekatan yang mengedepankan aspek kemanusiaan. 

Menurutnya, percepatan pembangunan tidak boleh mengabaikan kepentingan masyarakat, khususnya para pedagang yang selama ini beraktivitas di sekitar lokasi proyek.

Karena itu, ia menginstruksikan agar proses relokasi pedagang dilakukan secara tertib melalui komunikasi yang baik sehingga tidak menimbulkan gejolak di tengah masyarakat.

"Penataan kawasan harus dilakukan dengan pendekatan yang humanis, sehingga pembangunan dapat berjalan tanpa mengabaikan aspek sosial masyarakat," tegasnya.

Baca Juga: Jelang Inggris vs Argentina, Declan Rice Masih Diragukan Tampil karena Cedera

Drainase Jadi Prioritas

Selain penataan kawasan, Bupati juga meminta perangkat daerah segera melakukan langkah penyelamatan terhadap gorong-gorong yang menjadi bagian penting dari sistem drainase di kawasan Jalan Diponegoro.

Menurutnya, kondisi drainase harus menjadi perhatian utama agar pembangunan tanggul nantinya benar-benar mampu mengurangi risiko genangan maupun kerusakan infrastruktur di kawasan tersebut.

Di sisi lain, JTP Hutabarat juga menginstruksikan percepatan proses administrasi, termasuk penghapusan aset yang diperlukan agar tidak menghambat pelaksanaan proyek.

Baca Juga: Pertalite Sulit Didapat, Antrean Panjang Warnai SPBU di Sumut, Ini Penjelasan Pertamina

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan dapat segera berjalan sesuai ketentuan dan target yang telah ditetapkan.

Dikebut agar Anggaran 2026 Terserap

Bupati menegaskan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait harus segera menindaklanjuti hasil peninjauan lapangan tersebut.

Ia berharap seluruh proses administrasi, penataan kawasan, relokasi pedagang, hingga pekerjaan fisik dapat diselesaikan tepat waktu sehingga pelaksanaan anggaran tahun 2026 berjalan optimal.

Baca Juga: Bobol Rumah Lansia di Siang Hari, Remaja Ini Bawa Kabur Dollar, Ringgit hingga HP

"Pembangunan tanggul Jalan Diponegoro harus segera direalisasikan untuk meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan masyarakat," tegas JTP Hutabarat.

Pemkab Taput optimistis percepatan penataan kawasan tersebut akan mendukung terciptanya infrastruktur yang lebih aman, tertata, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Tarutung. (net)

Editor : Editor Satu
tanggul tarutung