MEDAN, METRODAILY – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution membuka secara resmi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 bagi 130.613 siswa baru SMA, SMK, dan SLB Negeri se-Sumut.
Dalam arahannya, Bobby menegaskan tidak boleh ada lagi praktik kekerasan di lingkungan sekolah serta mengingatkan pentingnya menghormati guru dan orang tua sebagai kunci keberhasilan pendidikan.
Pembukaan MPLS dipusatkan di SMA Negeri 1 Binjai, Senin (13/7/2026), dan diikuti secara luring maupun daring oleh 749 SMA, SMK, dan SLB Negeri di seluruh Sumatera Utara.
Baca Juga: Praktik Pelangsiran Pertalite di Panyabungan: Polisi Amankan Barang Bukti dan Rekaman CCTV
"Kepada anak-anakku semua, hormati dan hargai guru. Mereka adalah orang tua kita selama berada di sekolah. Patuh kepada orang tua dan guru menjadi salah satu kunci kesuksesan," tegas Bobby.
Selain menanamkan nilai disiplin, kejujuran, serta kepedulian terhadap sesama, Bobby juga memberikan perhatian serius terhadap terciptanya lingkungan belajar yang aman dan bebas kekerasan.
Menurutnya, pembinaan terhadap siswa harus dilakukan dengan pendekatan edukatif, bukan melalui hukuman fisik.
"Tidak boleh lagi ada kekerasan di sekolah. Pembinaan cukup melalui teguran atau sanksi yang bersifat mendidik. Pendidikan karakter harus dibangun melalui kerja sama guru dan orang tua," katanya.
Baca Juga: Saksi Mangkir, Pengusutan Mobil Terbakar di SPBU Saba Purba Mandek
Bobby juga mengingatkan para guru agar memperlakukan seluruh peserta didik dengan penuh kasih sayang dan tidak bertindak sewenang-wenang.
"Sayangi siswa seperti anak sendiri. Tujuan kita bukan hanya mencetak anak yang pintar secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan etika yang baik, baik di sekolah maupun di tengah masyarakat," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Bobby menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas utama Presiden RI Prabowo Subianto dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Baca Juga: Gus Irawan Targetkan Dokumen Manajemen Risiko Tapsel Rampung Sepekan
Karena itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus memperkuat pembangunan sektor pendidikan melalui peningkatan sarana dan prasarana sekolah.
Tahun 2026, Pemprov Sumut membangun 120 ruang kelas baru, merehabilitasi 189 ruang kelas, mengembangkan sekolah unggulan dan boarding school, serta menjalankan program sekolah gratis di daerah prioritas.
"Kalian inilah generasi yang akan membawa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh anak di Sumatera Utara mendapatkan pendidikan yang berkualitas," ucap Bobby.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga mengatakan MPLS berlangsung selama 13-17 Juli 2026 dan diikuti sebanyak 130.613 siswa baru dari 749 SMA, SMK, dan SLB Negeri.
Baca Juga: Juergen Klopp Sepakat Latih Timnas Jerman hingga 2030
Menurutnya, MPLS bertujuan membantu peserta didik mengenali lingkungan sekolah, memahami kurikulum, menggali potensi diri, sekaligus membangun hubungan positif dengan seluruh warga sekolah.
"Kami berharap MPLS berlangsung edukatif, inklusif, bebas perundungan dan kekerasan sehingga mampu melahirkan generasi yang berkarakter, berprestasi, dan berdaya saing," katanya.
Kegiatan pembukaan turut dihadiri Wali Kota Binjai Amir Hamzah, pimpinan organisasi perangkat daerah Pemprov Sumut dan Pemko Binjai, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta komite sekolah dari berbagai daerah di Sumatera Utara. (rel)
Editor : Editor Satu