Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Warga Keluhkan Sulitnya Mendapatkan BBM di SPBU, Sopir Harus Rela mengantre Berjam-jam

Leo Sihotang • Selasa, 7 Juli 2026 | 11:06 WIB
Antrian Panjang di salah satu SPBU di Dairi.
Antrian Panjang di salah satu SPBU di Dairi.

 

DAIRI, METRODAILY- Masyarakat Kabupaten Dairi mengeluhkan sulitnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) di Kabupaten Dairi, sejumlah sopir mengatakan harus rela mengantri berjam-jam bahkan ada yang menginap dari subuh karena kawatir tidak mrndapatkan BBM akibat kehabisan stok.

Salah seorang sopir angkutan umum  bermarga sinaga, Senin (6/7/2026) mengatakan dirinya bersama puluhan sopir lainnya sudah mengantre dari subuh,Ia juga mengatakan sudah mendapati antrian panjang didepan nya. Sinaga mengatakan, Informasinya antrian panjang didepannya sudah menginap di lokasi SPBU jalan pakpak dari pukul 00:30 wib hinga SPBU buka di pagi hari.


"Kendaraan yang mengantre didominasi pengguna BBM solar,kami rela mengantri dari subuh karena satu minggu belakangan ini kami harus ikut antre sebab SPBU buka sekitar pukul 07.30 WIB, sementara pada pukul 11.00 sampai 12.00 WIB, stok BBM sudah habis," Kata Singa.


Sementara informasi yang dihimpun Sinata.id dari salah satu pengelola SPBU di Kecamatan Sitinjo Dairi , bahwa sebenarnya BBM tidak langka,antrian panjang terjadi dikarenakan Keterlambatan pengiriman dari Depot Pertamina Medan yang disebabkan kemacetan panjang di jalur Lintas Medan- sidikalang  pasca hari liburan.

"Kendalanya di pengiriman aja lae, karena musim liburan ditambah panic buying dr masyarakat, kalau Quota masih normal seperti hari biasa," Ujar nya melalui pesan WhatsApp.

Ia menambahkan, seperti pengiriman tadi malam BBM baru sampai subuh akibat macet nya jalan lintas Medan-Sidikalang, sementara SPBU buka pukul 07:00 selanjutnya dikisaran pukul 15:00 sore stok sudah habis. (net)

 

Editor : Leo Sihotang
#dairi