Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Gus Irawan Deklarasikan Usulan Sanusi Pane Jadi Pahlawan Nasional di Malam Kesenian Tapsel PRSU

Editor Satu • Minggu, 5 Juli 2026 | 14:28 WIB
Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, membacakan deklarasi usulan penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Sanusi Pane pada Malam Kesenian Kabupaten Tapanuli Selatan di PRSU ke-50, Sabtu (4/7/2026).
Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, membacakan deklarasi usulan penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Sanusi Pane pada Malam Kesenian Kabupaten Tapanuli Selatan di PRSU ke-50, Sabtu (4/7/2026).

MEDAN, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) mendeklarasikan dukungan resmi agar Sanusi Pane dianugerahi gelar Pahlawan Nasional. 

Deklarasi tersebut dibacakan langsung Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu pada Malam Pagelaran Kesenian Kabupaten Tapanuli Selatan di ajang Pekan Raya Sumatera Utara ke-50, Sabtu (4/7/2026).

Deklarasi itu menjadi puncak acara yang dihadiri Wakil Bupati Jafar Syahbuddin Ritonga bersama Ketua TP PKK Tapsel, Murni Gus Irawan dan jajaran Forkopimda Tapselm

Baca Juga: Drama Tari Banjir Tapsel Persembahan SANIPODA Binaan PTAR Bikin Pengunjung PRSU Berkaca-kaca 

Dalam deklarasi tersebut, Pemkab Tapsel bersama tokoh masyarakat dan pemuda memohon kepada Presiden Republik Indonesia agar menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Sanusi Pane atas jasa besarnya sebagai sastrawan, tokoh Pujangga Baru, serta penggerak perkembangan bahasa dan kebudayaan Indonesia.

"Perjuangan mengusulkan putra terbaik Tapanuli Selatan itu merupakan bentuk penghormatan terhadap tokoh bangsa yang telah memberi kontribusi besar bagi perjalanan sastra dan kebudayaan Indonesia," kata Gud Irawan.

Selain deklarasi tersebut, Gus Irawan menegaskan PRSU bukan sekadar agenda tahunan, melainkan panggung strategis untuk memperkenalkan potensi daerah, memperkuat kolaborasi lintas sektor, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas.

Baca Juga: Klopp Sudah Ditawari Untuk Melatih Timnas Jerman

"Bahkan ke depan kita berharap ada business matching hingga kerja sama dengan negara-negara tetangga," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Gus Irawan juga memaparkan upaya percepatan pemulihan Tapanuli Selatan pascabencana. Menurutnya, pemulihan dilakukan dengan semangat Dalihan Natolu, melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dunia usaha, perbankan, hingga seluruh elemen masyarakat.

Ia mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Tapsel sempat melambat menjadi 2,49 persen akibat bencana. Namun, berbagai langkah pemulihan terus dilakukan, mulai dari pengentasan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting yang telah membuahkan penghargaan nasional pada April lalu.

Baca Juga: PLN Jadwalkan Pemadaman Listrik di Wilayah Rantauprapat Senin Mendatang

Pemkab Tapsel juga mencanangkan deklarasi perang terhadap narkoba serta mengajak masyarakat dan para perantau memanfaatkan lahan-lahan tidur menjadi lahan produktif. Pemerintah turut menggandeng Bank Sumut melalui program KUR berbunga 0 persen bagi masyarakat terdampak bencana.

"Target kami mengejar kembali pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen, bahkan lebih tinggi, sehingga Tapanuli Selatan bangkit lebih kuat dan mampu berkontribusi terhadap pencapaian indikator makro nasional," kata Gus Irawan.

Malam Kesenian Tapanuli Selatan diawali dengan lantunan Onang-onang, dilanjutkan Bupati Gus Irawan manortor bersama tamu undangan, serta tari pembuka "Pijom Alai Pijom". Berbagai pertunjukan seni, drama, lagu daerah, hingga pembagian lucky draw turut memeriahkan pagelaran yang menjadi wadah ekspresi seni dan budaya masyarakat Tapanuli Selatan di PRSU ke-50. (Mea)

Editor : Editor Satu
#PRSU 2026 #Pemkab Tapsel #pahlawan nasional #Sanusi Pane #Malam kesenian tapsel