MEDAN, METRODAILY – Penampilan Sanggar Seni Sopo Daganak (SANIPODA) binaan PT Agincourt Resources menjadi salah satu pertunjukan paling menyita perhatian pada Malam Kesenian Kabupaten Tapanuli Selatan di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50, Sabtu (4/7/2026).
Drama tari bertajuk "Sinergi Kuat: Tapsel Bangkit" berhasil mengheningkan seribuan penonton dan bikin mata berkaca-kaca, sebelum akhirnya ditutup dengan aplaus.
Pementasan berdurasi sekitar 20 menit itu mengangkat kembali tragedi banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tapanuli Selatan pada penghujung 2025.
Baca Juga: 8 Perlengkapan Sekolah Penting Anak Masuk SMP, dari Seragam hingga Gadget
Perpaduan tari, musik tradisional, tata cahaya, dan dokumentasi visual bencana yang ditayangkan di layar LED menghadirkan suasana emosional di Panggung Keong PRSU.
Drama diawali dengan gambaran kehidupan masyarakat yang damai melalui iringan gondang dan tarian tradisional. Ada yang bermain, menampi beras, dan seterusnha.
Suasana kemudian berubah drastis saat terdengar jeritan-jeritan panik. Musik mulai mencrkam. Pemain berlarian dan menjerit. Suasana mencekam. "Banjirr.... banjir," seru pemain dalam bahasa Batak Tapsel.
Baca Juga: Klopp Sudah Ditawari Untuk Melatih Timnas Jerman
Sementara layar menampilkan rekaman banjir dan longsor yang memorak-porandakan permukiman warga.
Gerak para penari menggambarkan kepanikan mencari anggota keluarga. Mereka tunggang langganb dalam upaya menyelamatkan di tengah situasi darurat.
Adegan makin dramatis saat para penari berlari membawa plastik panjang di atas kepala menampilkan efek gelombang.
Ratusan penonton tampak hening. Sebagian tampak berkaca-kaca menahan rasa.
Baca Juga: Maroko Tantang Prancis di Perempatfinal Piala Dunia 2026
Saat kesedihan mencapai puncak pada keheningan adegan korban bergelimpangan, suasana perlahan beralih pada proses pemulihan.
Drama menampilkan sinergi pemerintah, masyarakat, aparat, relawan, serta dunia usaha, termasuk PT Agincourt Resources, dalam membantu korban dan membangkitkan kembali kehidupan masyarakat.
Para relawan PTAR, polisi, TNI, paramedis tampak sigap di lapangan
Penonton bersorak-sorai.
Baca Juga: Maroko Singkirkan Tuan Rumah Kanada
Sosok Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu dan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution turut dihadirkan dalam dramatik sebagai simbol kehadiran pemerintah saat penanganan bencana.
Pesan utama yang diangkat adalah pentingnya kolaborasi seluruh elemen melalui semangat Dalihan Natolu untuk mempercepat pemulihan daerah.
Saat adegan penutup memperlihatkan Tapanuli Selatan bangkit kembali, seribuan penonton memberikan tepuk tangan panjang yang memenuhi arena Panggung Keong.
Baca Juga: Gol Mbappe Loloskan Prancis ke Perempatfinal
Drama tersebut menjadi penampilan utama dalam Malam Pagelaran Seni dan Budaya Kabupaten Tapanuli Selatan bertema "Bangkit Lebih Kuat, Pulih Lebih Cepat: Poda Dalihan Natolu Sinergi Tapsel Bangkit."
Bupati Tapanuli Selatan, H. Gus Irawan Pasaribu, yang menyaksikan langsung pertunjukan itu mengapresiasi penampilan SANIPODA. Menurutnya, karya seni tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga merekam perjalanan masyarakat Tapanuli Selatan menghadapi salah satu bencana terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
Ia juga memberikan apresiasi kepada PT Agincourt Resources yang selama ini membina SANIPODA sekaligus berpartisipasi memeriahkan PRSU ke-50 melalui Paviliun Kabupaten Tapanuli Selatan maupun dukungan terhadap pelestarian seni budaya daerah.
"Luar biasa," ujar Gus Irawan singkat kepada wartawan usai pertunjukan.
Baca Juga: Pengrusakan Plang Tanah Sahat Sihombing Mulai Diusut Polres Tapteng
Senior Manager Community PT Agincourt Resources, Christine Pepah, mengatakan perusahaan meyakini pembangunan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui penguatan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan, tetapi juga melalui pelestarian seni serta budaya lokal.
Menurutnya, pembinaan SANIPODA merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan ruang bagi generasi muda Tapanuli Selatan untuk terus berkarya sekaligus menjaga identitas budaya daerah.
"Kami percaya seni memiliki kekuatan menyatukan masyarakat, merawat memori, sekaligus menumbuhkan harapan. Melalui SANIPODA, kami ingin anak-anak muda Tapanuli Selatan terus berkembang dan budaya daerah tetap hidup di tengah masyarakat," ujarnya.
Baca Juga: PTAR Ramaikan PRSU 2026, Pamerkan UMKM Binaan dan Edukasi Tambang Berkelanjutan
Selain drama "Sinergi Kuat: Tapsel Bangkit", SANIPODA juga menampilkan Tari Surdu-Surdu Burangir, Gondang Sambilan, pergelaran busana tenun Tapanuli Selatan, Tari Boru ni Tulang, serta medley lagu daerah yang turut memeriahkan malam budaya Kabupaten Tapanuli Selatan di PRSU 2026. (Mea)
Editor : Editor Satu