SIMALUNGUN, METRODAILY – Mula Sirait alias Pak Priska (58), warga Dusun II Hubuan, Nagori Bosar Galugur, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, yang dilaporkan hanyut saat menyeberangi jembatan bambu di Sungai Bah Tongguran, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban ditemukan pada hari kedua operasi pencarian oleh Tim SAR gabungan, sekitar satu kilometer dari lokasi awal diduga terjatuh ke sungai.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, mengatakan pihaknya menerima informasi kejadian dari kepolisian dan segera mengerahkan personel ke lokasi untuk melakukan operasi pencarian.
Baca Juga: Putri Bungsu Shireen Sungkar Didiagnosis Autisme di Usia 3 Tahun
"Pada hari kedua operasi SAR, Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian awal," kata Hery, Rabu (1/7).
Menurut Hery, proses pencarian menghadapi sejumlah kendala. Selain aliran sungai yang menyempit di beberapa titik, rimbunnya vegetasi di sepanjang bantaran sungai juga membatasi jarak pandang tim di lapangan.
Untuk mempercepat pencarian, tim melakukan penyisiran dari udara menggunakan drone thermal sejauh sekitar dua kilometer ke arah hilir sungai.
Upaya tersebut membuahkan hasil setelah korban berhasil terdeteksi melalui pantauan visual drone pada Selasa (30/6).
Baca Juga: Gugatan Lahan Ramba Joring Rp33,5 Miliar terhadap PTAR Kandas di Dua Tingkat Pengadilan
"Korban ditemukan melalui hasil visual pemantauan menggunakan drone thermal. Kemudian korban segera dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga," ujar Hery.
Sebelumnya, Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengatakan Mula Sirait dilaporkan hilang pada Minggu (28/6).
Korban diduga terjatuh dan hanyut saat hendak menyeberangi Sungai Bah Tongguran melalui jembatan bambu menuju ladangnya yang berada di seberang sungai.
"Hingga sore hari, korban belum juga ditemukan dan proses pencarian terus dilakukan oleh aparat bersama warga setempat," kata Verry.
Baca Juga: Wesly Silalahi Ajak Semua Elemen Berkolaborasi Wujudkan Siantar Kota Tangguh
Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk Opung Micael, pemilik warung di Huta Hubuan.
Dari keterangan saksi diketahui korban berangkat dari warung sekitar pukul 08.00 WIB dengan mengendarai sepeda motor menuju ladangnya.
"Korban hendak menyeberang menuju ladangnya yang berada di seberang Sungai Bah Tongguran," jelas Verry. (dtc)
Editor : Editor Satu