SIANTAR, METRODAILY – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn bersama Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny. Liswati Wesly Silalahi menghadiri doa bersama lintas agama yang digelar Polres Pematangsiantar dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Widya Satya Brata Polres Pematangsiantar, Selasa (30/6/2026), dihadiri unsur Forkopimda, tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, serta jajaran TNI dan Polri sebagai bentuk penguatan persatuan dan kerukunan umat beragama.
Dalam sambutannya, Wesly menegaskan bahwa doa bersama lintas agama merupakan wujud nyata toleransi yang selama ini menjadi kekuatan Kota Pematangsiantar.
Baca Juga: Satgas Yonif 122/Tombak Sakti Resmi Berangkat ke Perbatasan RI-Papua Nugini
Menurutnya, kerukunan antarumat beragama merupakan modal penting dalam menciptakan keamanan, ketertiban, dan keharmonisan di tengah masyarakat.
"Doa Bersama Lintas Agama merupakan wujud nyata kebersamaan dan toleransi yang selama ini terjaga dengan baik di Kota Pematangsiantar. Kerukunan antarumat beragama menjadi modal utama dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat," ujar Wesly.
Ia juga mengingatkan bahwa Pematangsiantar saat ini menempati peringkat keempat sebagai kota paling toleran di Indonesia. Prestasi tersebut, kata Wesly, harus terus dipertahankan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat.
Baca Juga: Inggris Comeback Untuk Singkirkan Kongo
"Kota Pematangsiantar menempati peringkat keempat sebagai Kota Toleran. Prestasi tersebut harus terus dipertahankan melalui sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat," katanya.
Pada kesempatan itu, Wesly mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta memperkuat semangat kebersamaan demi mewujudkan Pematangsiantar yang aman, damai, dan harmonis.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia serta berharap Polri semakin profesional, humanis, dan dicintai masyarakat.
Baca Juga: Ariel Tatum Bacakan Puisi untuk Dukung Nadiem Makarim
Sementara itu, Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak SH SIK MH mengatakan kegiatan doa bersama lintas agama menjadi simbol persatuan sekaligus bentuk komitmen bersama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kerukunan, dan toleransi yang selama ini telah terjalin di Kota Pematangsiantar," ujarnya.
Dalam sambutannya, Kapolres juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama setahun terakhir masih terdapat berbagai perkara yang belum dapat diselesaikan secara maksimal.
Menurutnya, Polri sebagai institusi tidak luput dari kekurangan sehingga sangat membutuhkan kritik, masukan, dan dukungan dari seluruh masyarakat untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
Baca Juga: Davina Karamoy Pilih Peran Menantang di Film Baru
Ia juga memohon doa agar pelaksanaan Upacara Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar pada Rabu (1/7/2026) dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.
Acara turut diisi ceramah kebangsaan oleh Ustaz Drs. H. Ahmar Lubis yang mengajak masyarakat senantiasa bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta mendoakan agar Polri semakin profesional, mampu menegakkan hukum secara adil, memberantas kejahatan, dan memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Doa lintas agama dipimpin oleh perwakilan berbagai agama, yakni Ustaz Drs. H. Ahmar Lubis, Pendeta Rusdin Aruan STh, Pastor M. Ginting, rohaniawan Hindu Vijay Krisnaz, serta rohaniawan Buddha Sukman Agustian.
Kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan Brimob Polda Sumatera Utara, Denpom I/1 Pematangsiantar, DPRD Kota Pematangsiantar, Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri, Kodim 0207/Simalungun, pengurus Bhayangkari, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat. (esa)
Editor : Editor Satu