Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Presiden Prabowo Dorong Polri Jadi Institusi Prediktif 

Metro-Esa • Rabu, 1 Juli 2026 | 17:44 WIB
Wakil Kepala Polda Sumatera Utara Brigjen Pol. Sonny Irawan, saat upacara di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut.
Wakil Kepala Polda Sumatera Utara Brigjen Pol. Sonny Irawan, saat upacara di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut.

MEDAN, METRODAILY – Presiden Prabowo Subianto meminta Polri mempercepat transformasi menjadi institusi yang prediktif, adaptif, dan berbasis data. Arahan itu disampaikan dalam peringatan HUT Bhayangkara ke-80.

Amanat Presiden RI dibacakan Wakil Kepala Polda Sumatera Utara Brigjen Pol. Sonny Irawan, saat upacara di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Rabu (1/7/2026).

“Polri tidak lagi bekerja secara reaktif. Polri harus bergerak secara prediktif dan adaptif untuk merespons dinamika global serta menjawab tuntutan publik,” ujar Sonny.

Baca Juga: Bupati Batu Bara Ajak Jajaran Polri Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Dalam amanatnya, Presiden menyoroti lingkungan strategis global yang berubah cepat. Faktornya meliputi rivalitas geopolitik, perang siber, kejahatan lintas negara, dan ketidakpastian ekonomi.

Perkembangan itu dinilai berdampak langsung pada stabilitas keamanan nasional. Polri diminta meningkatkan kepekaan terhadap situasi dan mempercepat respons terhadap potensi ancaman.

Presiden memerintahkan transformasi melalui lima pilar. Pertama, reformasi kelembagaan. Kedua, peningkatan profesionalisme personel. Ketiga, penguatan kapasitas SDM.

Baca Juga: TNI, Polri dan Satpol PP Patroli Bersama di SPBU Aek Kanopan

Keempat, fleksibilitas organisasi. Kelima, penguatan legitimasi melalui kepercayaan publik.

Presiden juga mendorong pemanfaatan teknologi informasi secara maksimal. Tujuannya meningkatkan pelayanan publik, transparansi, kecepatan respons, dan keterbukaan komunikasi.

Tantangan keamanan digital dinilai bergerak lebih cepat dari sebelumnya. Karena itu, kualitas SDM disebut sebagai kunci menghadapi kejahatan siber hingga transnasional.

“Polri masa depan harus kolaboratif dengan seluruh pemangku kepentingan, dan tetap menjadikan pelayanan masyarakat sebagai prioritas utama,” kata Sonny.

Baca Juga: Poldasu Ringkus 342 Pelaku Narkoba dan Gempur 57 Sarang Peredaran  

Upacara diikuti Wakil Gubernur Sumut mewakili Gubernur, unsur Forkopimda, Ketua DPRD Sumut, pejabat utama Polda Sumut, pimpinan instansi, serta tokoh agama, adat, dan masyarakat.

Presiden menutup amanat dengan menegaskan tantangan Polri ke depan semakin berat. Namun dengan integritas dan kepercayaan publik, Polri diyakini mampu menjadi pilar Indonesia yang aman dan maju.(sir)

Editor : Metro-Esa
#polri #prabowo