Gubsu Bobby Pastikan Pembangunan Jalan Sipiongot Dituntaskan Tahun Ini

Editor Satu • Dipublikasikan Minggu, 28 Juni 2026 | 18:10 WIB
 Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menghadiri pengajian dan silaturahmi bersama Ikatan Keluarga Dolok Sipiongot dan Sekitarnya (IKDS) di Jalan Menteng Indah, Medan Denai, Minggu (28/6/2026).
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menghadiri pengajian dan silaturahmi bersama Ikatan Keluarga Dolok Sipiongot dan Sekitarnya (IKDS) di Jalan Menteng Indah, Medan Denai, Minggu (28/6/2026).

Anggaran Jalan Sumut Naik Jadi Rp1,9 Triliun

MEDAN, METRODAILY – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan pembangunan jalan di kawasan Sipiongot bukan sekadar janji politik, melainkan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Setelah puluhan tahun menanti, pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut akhirnya mulai direalisasikan.

Penegasan itu disampaikan Bobby saat menghadiri pengajian dan silaturahmi Ikatan Keluarga Dolok Sipiongot dan Sekitarnya (IKDS) di Jalan Menteng Indah, Medan Denai, Minggu (28/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus ungkapan syukur masyarakat atas dimulainya pembangunan jalan di kampung halaman mereka.

Bobby mengatakan pembangunan infrastruktur harus dilakukan secara menyeluruh agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

"Ini merupakan kewajiban kami sebagai pemerintah. Kami sepakat bersama DPRD, kalau membangun suatu daerah jangan sepenggal-sepenggal. Minimal 40 persen dari total kerusakan jalan harus diselesaikan dalam satu anggaran dan harus ada jalur alternatif pengerjaan agar kualitasnya tetap terjaga," tegas Bobby.

Ia juga mengenang kunjungan pertamanya ke Sipiongot yang meninggalkan kesan mendalam. Saat itu, ia harus menempuh perjalanan melalui jalan rusak hingga pukul 02.00 WIB untuk mencapai sebuah desa di kawasan tersebut.

Setibanya di lokasi, Bobby disambut warga lanjut usia yang masih bertahan menunggu kedatangannya sambil menabuh rebana sebagai bentuk penghormatan.

"Melihat langsung kondisi masyarakat saat itu membuat saya meneteskan air mata. Sejak itu saya bertekad, selama masa jabatan saya, janji pembangunan ini harus ditepati karena manfaatnya akan dirasakan masyarakat untuk waktu yang sangat lama," ungkapnya.

Untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, Pemprov Sumut meningkatkan anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) secara signifikan.

Jika sebelumnya anggaran pembangunan jalan dan sungai berkisar Rp500 miliar, pada Tahun Anggaran 2026 nilainya meningkat menjadi Rp1,9 triliun yang difokuskan untuk pembangunan jalan di berbagai daerah.

Pada kesempatan tersebut, Bobby juga menerima prosesi adat *upah-upah* sebagai bentuk penghormatan sekaligus doa keselamatan dari tokoh adat dan masyarakat Dolok Sipiongot.

Sementara itu, Penasihat IKDS Ihwan Ritonga menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Sumut terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah Sipiongot.

Menurutnya, masyarakat telah menanti pembangunan tersebut sejak Indonesia merdeka.

"Sudah 81 tahun Indonesia merdeka, baru di bawah kepemimpinan Pak Gubernur Bobby Nasution daerah kami tersentuh pembangunan secara total. Dulu anggaran hanya cukup untuk sekitar dua kilometer jalan, sekarang tiga ruas jalan utama di wilayah Dolok Sipiongot hingga Huta Baru sedang dibangun," ujar Ihwan.

Ia berharap pembangunan tersebut terus berlanjut hingga menjangkau 17 desa lainnya di kawasan perbatasan, termasuk wilayah yang berbatasan dengan Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Rantauprapat, dan Tapanuli Selatan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri pimpinan perangkat daerah Pemprov Sumut, Ketua Umum IKDS, Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Dolok Sipiongot KH Abdul Effendi, tokoh adat Raja, serta ratusan warga dan jamaah pengajian IKDS. (H14/DIS)

Editor : Editor Satu
Pembangunan Jalan Sipiongot Gubsu Bobby Nasution