LABURA, METRODAILY- Pimpinan Pondok Pesantren Islamiyah Gunting Saga, Drs. H. Hasan Maksum Tanjung, M.A., menghadiri peringatan Haul ke-90 Tuan Guru Air Hitam yang berlangsung di Air Hitam, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Kegiatan keagamaan yang sarat makna tersebut berlangsung khidmat dan dipadati ribuan jamaah dari berbagai wilayah yang datang untuk mengenang jasa serta perjuangan ulama kharismatik dalam menyebarkan ajaran Islam, Sabtu (27/6/2026).
Haul merupakan tradisi yang telah lama menjadi bagian dari budaya Islam di Nusantara sebagai bentuk penghormatan terhadap para ulama yang telah berjasa dalam membimbing umat. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk mengenang perjuangan, mengambil hikmah dari keteladanan, serta melanjutkan nilai-nilai dakwah yang telah diwariskan oleh para pendahulu.
Dalam kesempatan tersebut, Drs. H. Hasan Maksum Tanjung menegaskan bahwa sosok Tuan Guru Air Hitam merupakan ulama yang memiliki kontribusi besar dalam membangun kehidupan keagamaan masyarakat. Menurutnya, perjuangan para ulama dalam menyebarkan syiar Islam harus terus dikenang dan dijadikan inspirasi oleh generasi penerus.
Baca Juga: Wujudkan Generasi Sehat, Pemkab Labura Gelar Sunat Massal di Gunting Saga
"Peringatan haul bukan hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meneladani keikhlasan, kesabaran, dan semangat dakwah yang telah dicontohkan oleh para ulama terdahulu," ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, agar terus menjaga tradisi keilmuan Islam dengan menghormati para ulama, memperbanyak menuntut ilmu agama, serta mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari demi terciptanya masyarakat yang religius, damai, dan berakhlak mulia.
Peringatan Haul ke-90 Tuan Guru Air Hitam turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Labuhanbatu Utara, Rimba Bertuah Sitorus, para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan pondok pesantren, santri, serta ribuan jamaah yang memenuhi lokasi acara. Kehadiran berbagai elemen masyarakat tersebut menjadi bukti besarnya penghormatan terhadap jasa dan perjuangan Tuan Guru Air Hitam.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan dengan zikir dan doa bersama, penyampaian tausiah agama, serta silaturahmi antartokoh agama dan masyarakat. Suasana penuh kekhusyukan tampak mewarnai seluruh rangkaian acara, sementara para jamaah mengikuti setiap prosesi dengan tertib dan penuh penghayatan.
Baca Juga: DPRD Labura Gelar Rapat Paripurna, Agenda Jawaban Bupati atas Pandangan Fraksi
Selain sebagai bentuk penghormatan kepada ulama, kegiatan haul juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarumat Islam. Momentum tersebut diharapkan mampu memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat sekaligus menjadi media dakwah yang menanamkan nilai-nilai keislaman, cinta ilmu, serta semangat menjaga warisan perjuangan para ulama.
Dengan terselenggaranya Haul ke-90 Tuan Guru Air Hitam, diharapkan semangat perjuangan dan keteladanan beliau akan terus hidup di tengah masyarakat. Nilai-nilai yang diwariskan diharapkan menjadi pedoman bagi generasi penerus dalam membangun kehidupan yang berlandaskan iman, ilmu, dan akhlakul karimah, sekaligus memperkokoh syiar Islam di Kabupaten Labuhanbatu Utara. (gus)
Editor : Metro-Esa