Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Bobby Nasution Sikat Pungli di Sidebuk-Debuk, Personel Gabungan Jaga Akses Wisata 24 Jam

Editor Satu • Minggu, 28 Juni 2026 | 07:18 WIB
Personel gabungan Satpol PP Provinsi Sumatera Utara dan Satpol PP Kabupaten Karo melakukan pengamanan di akses menuju kawasan pemandian air panas Sidebuk-Debuk, Kabupaten Karo, Jumat (26/6/2026) malam.
Personel gabungan Satpol PP Provinsi Sumatera Utara dan Satpol PP Kabupaten Karo melakukan pengamanan di akses menuju kawasan pemandian air panas Sidebuk-Debuk, Kabupaten Karo, Jumat (26/6/2026) malam.

MEDAN, METRODAILY – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara bergerak cepat memberantas praktik pungutan liar (pungli) yang selama ini meresahkan wisatawan di kawasan pemandian air panas Sidebuk-Debuk, Kabupaten Karo. 

Atas instruksi Gubernur Sumut Bobby Nasution, sebanyak 45 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pengamanan selama 24 jam di akses masuk menuju objek wisata tersebut.

Pengamanan mulai diberlakukan sejak Jumat (26/6/2026) malam. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi praktik pungli yang selama bertahun-tahun dikeluhkan masyarakat karena mengganggu kenyamanan wisatawan sekaligus mencoreng citra pariwisata Sumatera Utara.

Baca Juga: Jelang Hari Bhayangkara, Kapolda Sumut Pimpin Upacara Pemuliaan Nilai-Nilai Tribrata

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumut, Dr. Moettaqien Hasrimi SSTP M.Si, mengatakan pihaknya menjalankan arahan langsung Gubernur Bobby Nasution dengan mengerahkan tim gabungan dalam skala besar.

"Arahan Pak Gubernur untuk kami Satpol PP Sumut menjaga area jalan menuju wilayah pemandian air panas. Kami kerahkan tim gabungan skala besar," kata Moettaqien kepada wartawan di Medan, Sabtu (27/6/2026).

Sebanyak 45 personel diterjunkan, terdiri atas 25 personel Satpol PP Provinsi Sumut dan 20 personel Satpol PP Kabupaten Karo. Mereka ditempatkan di tiga pos strategis untuk mengamankan akses menuju kawasan wisata sekaligus mencegah praktik pungli yang selama ini kerap menyasar wisatawan, terutama pada malam hari.

Baca Juga: Optimalkan Pajak Daerah, Bank Sumut dan Pemkab Deli Serdang Luncurkan QResto

Pada hari pertama pengamanan, petugas sempat menghadapi situasi tegang. Sejumlah oknum masih nekat melakukan pungutan liar di tepi jalan. Bahkan, mereka diduga mengintimidasi pengunjung, mengancam menggunakan senjata tajam, hingga melempari kendaraan wisatawan yang melintas.

Menghadapi kondisi tersebut, personel Satpol PP bertindak tegas dengan menghentikan seluruh aktivitas pungli dan memberikan peringatan keras agar praktik serupa tidak kembali terjadi.

"Kegiatan pungutan liar berhasil dihentikan saat itu juga. Kami juga memastikan kegiatan pungli tidak lagi ada, dan hasilnya sudah tidak ditemukan," ujar Moettaqien.

Baca Juga: Berawal dari Warung Kelontong, Kasmayana Catat 1.458 Transaksi Agen46 BNI dalam Lima Bulan

Hingga saat ini, personel gabungan tetap disiagakan di tiga pos pengamanan untuk memastikan kawasan wisata Sidebuk-Debuk bebas dari pungli serta memberikan rasa aman kepada wisatawan yang berkunjung.

Menurut Moettaqien, pemberantasan pungli di kawasan wisata diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata Sumatera Utara.

"Dengan tidak adanya pungli, pariwisata Sumut akan semakin maju dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat," katanya. (Rel)

Editor : Editor Satu
#pungli di sidebuk-debuk #pemprov sumut #Gubsu Bobby Nasution