SIDIMPUAN, METRODAILY - Kabar duka datang dari salah satu peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) bagi calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) asal Kota Padangsidimpuan.
Peserta yang meninggal asal Padangsidimpuan Sumatera Utara yaitu bernama Novia Rahmadhani Sihotang, meninggal dunia saat mengikuti latihan dasar kemiliteran (latsarmil) di Jakarta.
Kementerian Pertahanan (Kemhan) dalam siaran pers membenarkan meninggalnya Novia Rahmadhani.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat f Jenderal Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo mengatakan Novia mengikuti pendidikan di Satdik Pusbahasa Kodiklatau Jakarta.
Baca Juga: Peresmian 1.061 KMP Nasional, Gubsu Bobby Sebut Jadi Penguat Ekonomi Rakyat
"Benar, Kemhan telah menerima laporan mengenai meninggalnya salah satu peserta Program SPPI KNMP Tahun 2026 atas nama Novia Rahmadhani Sihotang," jelas Rico dalam keterangan resmi, Rabu (24/6/2026).
Lanjut Rico, Novia mengalami gangguan kesehatan saat mengikuti pendidikan pada Senin, 22 Juni 2026. Peserta asal Sumatera Utara itu kemudian dibawa ke Rumah Sakit Angkatan Udara Dr. Esnawan Antariksa untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun kondisi kesehatannya terus menurun hingga akhirnya meninggal dunia pada Selasa, 23 Juni 2026.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, kondisi kesehatan yang dialami berkaitan dengan penyakit Tuberkulosis (TB)," ungkapnya.
Baca Juga: Pemprov Sumut Gelontorkan Rp8 Miliar untuk Rehabilitasi Irigasi Ujung Gurap di Sidimpuan
Rico mengatakan seluruh peserta telah menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum mengikuti pendidikan. Kemhan juga mengklaim telah memberikan penanganan medis sesuai prosedur terhadap peserta yang mengalami gangguan kesehatan selama pendidikan berlangsung.
"Saat ini Kemhan bersama Panitia Seleksi Nasional dan penyelenggara pendidikan terus melakukan evaluasi dan penguatan pengawasan kesehatan peserta," kata Rico
Guna memastikan keselamatan dan kesehatan peserta tetap menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program.
Jenazah Novia telah dipulangkan ke Padangsidimpuan,Sumatera Utara, pada Rabu, 24 Juni 2026 dan dimakamkan di TPU Kota Padangsidimpuan
Sebelumnya, menurut keterangan keluarga, Novia berangkat mengikuti program tersebut pada 13 Juni 2026 dalam kondisi sehat. Namun, keluarga menerima kabar duka pada Selasa, 23 Juni 2026 bahwa Novia telah meninggal dunia saat menjalani pelatihan,
Jenazah kemudian dipulangkan ke kampung halamannya di Kota Padangsidimpuan dan dimakamkan pada Rabu, 24 Juni 2026 malam.(Irs)
Editor : Metro-Esa