Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Ngantri Berobat, RSUD Dr T Mansyur Tanjungbalai 'Jemur' Pasien 

Metro-Esa • Kamis, 18 Juni 2026 | 17:29 WIB
Ruang tunggu pasien di RSUD Dr Tengku Mansyur Tanjungbalai.
Ruang tunggu pasien di RSUD Dr Tengku Mansyur Tanjungbalai.

TANJUNGBALAI, METRODAILY - Sungguh miris nasib dari pasien pengguna BPJS Kesehatan yang akan mendapat pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Tengku Mansyur, Tanjungbalai. Soalnya, mereka harus terlebih dahulu menahankan panas terik matahari saat mengantri untuk mendapatkan pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) milik Pemko Tanjungbalai tersebut.

Seperti halnya pada hari Kamis (18/6/26) sekitar pukul 10.45 WIB, sejumlah pasien pengguna BPJS Kesehatan terlihat duduk mengantri di bawah terik matahari hari menunggu giliran mendapat panggilan masuk dari pihak rumah sakit. Mereka terpaksa duduk di bawah terik matahari karena memang demikian posisi fasilitas yang disediakan oleh pihak RSUD tersebut.

"Kami terpaksa duduk berpanas-panasan karena disinilah tempat yang disediakan pihak rumah sakit. Kami tidak berani mencari tempat lain karena takut nanti tak terdengar saat nomor antrian kita dipanggil", ujar salah seorang pasien BPJS yang lagi ikut ngantri tersebut.

Baca Juga: 138 Petugas Diterjunkan, Wali Kota Tanjungbalai Resmi Lepas Sensus Ekonomi 2026

Menanggapi hal itu, Dirut RSUD Dr Tengku Mansyur Tanjungbalai, Dian Ramadhan Sari yang dihubungi melalui sellularnya, membantah melakukan penjemuran. Alasannya, karena antrian untuk pengambilan nomor akan selesai sebelum jam 10 pagi dan cuaca pada saat itu juga tidak panas.

"Kalau penjemuran, saya rasa tidak terjadi karena antrian itu hanya untuk nomor onside yang sifatnya akan selesai sebelum jam 10 pagi. Cuaca sebelum jam 10 pagi bisa di cek, tidak panas karena arah matahari belum sampai.

Hal itu juga sebagai bentuk untuk mengurangi kepadatan di dalam pada saat pemeriksaan berkas sampai selesai. Insya Allah, tidak ada siksaan dalam antrian", ujar Dian.

Namun demikian, ia juga mengakui, hal itu akan menjadi catatan untuk melakukan perbaikan.(gia)

Editor : Metro-Esa
#PASIEN #tanjungbalai #RSUD Tengku Mansyur Tanjungbalai