Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Ribuan Warga Madina Meriahkan Pawai Obor 1 Muharram, Bupati Serukan Perangi Judi

Editor Satu • Rabu, 17 Juni 2026 | 12:00 WIB
 Bupati Mandailing Natal H. Saipullah Nasution melepas ribuan peserta pawai obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kota Panyabungan.
Bupati Mandailing Natal H. Saipullah Nasution melepas ribuan peserta pawai obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kota Panyabungan.

MANDAILING NATAL, METRODAILY – Ribuan warga Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memadati jalanan Kota Panyabungan dalam pawai obor menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Senin malam.

Kegiatan yang diinisiasi Forum Ukhuwah Islamiyah (FUI) tersebut berlangsung meriah dan sarat pesan moral untuk membangun masyarakat yang religius serta bebas dari penyakit sosial.

Pawai obor dilepas langsung oleh Bupati Mandailing Natal H. Saipullah Nasution dari Masjid Hj. Zulyani Lubis, Aek Lapan, menuju Alun-alun Kota Panyabungan.

Ribuan peserta yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat tampak antusias mengikuti kegiatan yang menjadi tradisi tahunan tersebut.

Baca Juga: Yuni Shara Bongkar Rahasia Awet Muda di Usia 54 Tahun: Rutin Minum Jamu

Mengusung tema *“Tahun Baru, Semangat Baru: Madina Bebas Narkoba, Prostitusi, dan Judi”*, kegiatan ini sekaligus menjadi ajakan bersama untuk memperkuat gerakan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Saipullah Nasution mengapresiasi Forum Ukhuwah Islamiyah yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal juga telah menginstruksikan seluruh kecamatan untuk menggelar kegiatan serupa dalam menyambut Tahun Baru Islam.

Menurut Saipullah, momentum 1 Muharram harus dimanfaatkan sebagai sarana introspeksi diri sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan masyarakat.

Baca Juga: Hari Bhayangkara, Polres Tanjungbalai Gelar Lomba Kampung Bebas Narkoba

Ia juga mengajak masyarakat untuk memakmurkan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan diskusi keumatan.

“Mari kita makmurkan masjid, tidak hanya dengan salat dan pengajian, tetapi juga dengan membuka ruang diskusi dan kegiatan positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Ajak Warga Bersatu Lawan Narkoba

Pada kesempatan itu, Saipullah menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum terus berupaya memberantas peredaran narkoba, perjudian, dan praktik prostitusi di wilayah Madina. Namun, keberhasilan upaya tersebut membutuhkan dukungan penuh dari seluruh masyarakat.

Baca Juga: Raisa Dikabarkan Pacari Chef Prancis Mathis Molinie

“Kita harus bersatu untuk melawan narkoba dimulai dari rumah. Narkoba bukan musuh biasa, melainkan musuh luar biasa sehingga penanganannya harus dilakukan secara luar biasa,” tegasnya.

Ia meminta para orang tua lebih peduli terhadap lingkungan keluarga dan tidak ragu melaporkan anggota keluarga yang terindikasi menjadi korban penyalahgunaan narkoba agar dapat segera menjalani rehabilitasi.

“Kami tidak ingin anak-anak kita terjerumus ke dalam narkoba, prostitusi, dan judi yang dapat merusak masa depan serta merusak daerah ini. Mari sama-sama kita jaga Madina,” katanya.

FUI Sampaikan Pernyataan Sikap

Dalam kegiatan tersebut, Forum Ukhuwah Islamiyah juga menyampaikan sejumlah pernyataan sikap sebagai bentuk komitmen menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Baca Juga: BGN Bakal Audit Total Dapur MBG Saat Libur Sekolah, Insentif Rp6 Juta Siap Dirombak

FUI mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan berbagai komponen masyarakat untuk bersatu memerangi narkoba, perjudian, dan berbagai penyakit sosial lainnya.

Selain itu, FUI menolak serta mengutuk segala bentuk kemaksiatan, termasuk peredaran narkoba, perjudian konvensional maupun online, pergaulan bebas, serta keberadaan tempat hiburan malam yang dinilai berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.

FUI juga meminta pemerintah daerah dan aparat berwenang menindak tegas serta menutup tempat hiburan malam yang masih beroperasi di wilayah Madina, khususnya di kawasan lintas timur Panyabungan.

Baca Juga: Polres Siantar Gandeng USI, Teken MoU untuk Pendidikan, Riset, dan Kamtibmas

Tidak hanya itu, organisasi tersebut mendesak aparat kepolisian untuk menangkap para pelaku dan bandar narkoba serta menindak tegas pihak-pihak yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika.

Melalui semangat hijrah, FUI mengajak seluruh masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum membangun kehidupan yang lebih baik, berlandaskan nilai-nilai keimanan, akhlak mulia, serta mewujudkan Madina yang aman, damai, dan sejahtera. (net)

Editor : Editor Satu
#1 muharram #bupati madina #tahun baru islam #pawai obor