MEDAN, METRODAILY – Kabar duka kembali datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Kota Medan, Sumatera Utara, dilaporkan wafat saat menjalankan rangkaian ibadah haji di Makkah, Arab Saudi.
Jemaah yang meninggal dunia diketahui bernama Marlina Ikin Sabrani (60), warga Kompleks Citra Wisata Blok XI Nomor 12, Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kota Medan. Almarhumah tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 14 Embarkasi Medan.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/Debarkasi Medan sekaligus Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara, Dr H Zulkifli Sitorus MA, menyampaikan bahwa almarhumah meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Saudi German Hospital, Makkah.
"Dengan wafatnya Marlina Ikin Sabrani, hingga 12 Juni 2026 tercatat sudah tujuh jemaah haji asal Sumatera Utara yang meninggal dunia saat menunaikan ibadah haji di Tanah Suci," ujar Zulkifli Sitorus dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (12/6/2026).
Menurut Zulkifli, sebelum meninggal dunia, almarhumah sempat mengalami gangguan kesehatan berupa demam, batuk, dan sesak napas.
Petugas kesehatan kemudian melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital dan pemeriksaan fisik sebelum almarhumah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) untuk menjalani pemeriksaan laboratorium lebih lanjut.
Kondisi kesehatan almarhumah terus menurun sehingga kembali dirujuk ke Rumah Sakit Saudi German Hospital Makkah untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
“Saat tiba di rumah sakit, kondisi almarhumah semakin lemah dan sesak napas bertambah berat sehingga harus menjalani perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU),” kata Zulkifli.
Meski telah mendapatkan perawatan maksimal dari tim medis, kondisi kesehatan Marlina Ikin Sabrani terus memburuk.
Pada Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 17.10 Waktu Arab Saudi (WAS), almarhumah dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit.
PPIH Embarkasi Medan menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya almarhumah serta mendoakan agar seluruh amal ibadah hajinya diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara juga terus memantau kondisi kesehatan jemaah yang masih berada di Tanah Suci, terutama kelompok lanjut usia dan jemaah dengan riwayat penyakit penyerta, guna memastikan seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan dengan baik hingga proses pemulangan ke Tanah Air.
Bertambahnya jumlah jemaah yang wafat menjadi perhatian serius penyelenggara haji untuk terus memperkuat layanan kesehatan dan pendampingan bagi jemaah selama berada di Arab Saudi, khususnya menjelang puncak dan pasca-puncak pelaksanaan ibadah haji yang membutuhkan kondisi fisik prima. (rel/syam)
Editor : Editor Satu