Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Pemprov Sumut Gelontorkan Rp8 Miliar untuk Rehabilitasi Irigasi Ujung Gurap di Sidimpuan

Editor Satu • Kamis, 11 Juni 2026 | 12:50 WIB
Kondisi Daerah Irigasi (DI) Ujung Gurap/Batu Nadua di Kota Padangsidimpuan. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengalokasikan anggaran Rp8 miliar pada APBD 2026 untuk rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi yang menjadi sumber pengairan lahan pertanian masyarakat.
Kondisi Daerah Irigasi (DI) Ujung Gurap/Batu Nadua di Kota Padangsidimpuan. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengalokasikan anggaran Rp8 miliar pada APBD 2026 untuk rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi yang menjadi sumber pengairan lahan pertanian masyarakat.

SIDIMPUAN, METRODAILY – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) mengalokasikan anggaran sebesar Rp8 miliar untuk rehabilitasi dan peningkatan Daerah Irigasi (DI) Ujung Gurap/Batu Nadua di Kota Padangsidimpuan pada APBD Sumut Tahun Anggaran 2026.

Program tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat dan petani di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua yang selama bertahun-tahun menghadapi persoalan pasokan air akibat kerusakan jaringan irigasi.

Perbaikan irigasi ini telah lama dinantikan karena ratusan hektare lahan persawahan warga tidak lagi mendapatkan suplai air secara optimal sejak saluran mengalami kerusakan akibat bencana banjir beberapa waktu lalu.

Berdasarkan data layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Dinas Sumber Daya Air telah menayangkan paket pengadaan jasa Konsultan Pengawasan untuk proyek rehabilitasi DI Ujung Gurap/Batu Nadua dengan nilai anggaran sebesar Rp200 juta.

Setelah tahapan tersebut selesai, proyek utama rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi senilai Rp8 miliar akan memasuki proses tender.

Selain pembangunan jaringan irigasi, Pemprov Sumut juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp250 juta untuk penyusunan Detail Engineering Design (DED) rehabilitasi bendung DI Ujung Gurap.

Daerah Irigasi Ujung Gurap memiliki peran strategis karena menjadi sumber pengairan utama bagi lahan pertanian yang tersebar di tujuh desa dan kelurahan di wilayah Kota Padangsidimpuan, khususnya Kecamatan Batunadua.

Kerusakan pada jaringan irigasi selama ini menyebabkan distribusi air ke area persawahan terganggu sehingga berdampak terhadap produktivitas pertanian masyarakat.

Pemerintah berharap rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi tersebut dapat mengembalikan fungsi layanan pengairan secara maksimal, meningkatkan hasil produksi pertanian, serta mendukung ketahanan pangan daerah.

Dengan dukungan anggaran yang telah disiapkan, proyek ini diharapkan dapat segera direalisasikan sehingga kebutuhan air bagi petani di kawasan Batunadua kembali terpenuhi.

Pembangunan infrastruktur irigasi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat di Kota Padangsidimpuan. (net)

Editor : Editor Satu
#Rehabilitasi Irigasi Ujung Gurap #pemprov sumut