Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

114 Korban Bencana Sibolga Terima Kunci dan Sertifikat Huntap, Lengkap Furnitur

Editor Satu • Kamis, 11 Juni 2026 | 11:20 WIB
Sebanyak 114 warga korban bencana alam di Kota Sibolga menerima kunci dan Sertifikat Hak Milik (SHM) hunian tetap (huntap) yang dibangun melalui kolaborasi pemerintah dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Selasa (9/6/2026).
Sebanyak 114 warga korban bencana alam di Kota Sibolga menerima kunci dan Sertifikat Hak Milik (SHM) hunian tetap (huntap) yang dibangun melalui kolaborasi pemerintah dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Selasa (9/6/2026).

SIBOLGA, METRODAILY – Sebanyak 114 keluarga korban bencana alam yang melanda Kota Sibolga pada 25 November 2025 akhirnya menerima kunci dan Sertifikat Hak Milik (SHM) hunian tetap (huntap), Selasa (9/6/2026).

Penyerahan tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya pemulihan pascabencana yang dilakukan pemerintah bersama berbagai pihak.

Kunci dan sertifikat huntap diserahkan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Sibolga Pantas Maruba Lumban Tobing bersama Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sumatera II, Wahyu Adi Satriawan.

Dalam sambutannya, Pantas menyebut penyerahan hunian tetap tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat yang kehilangan rumah akibat bencana.

“Pembangunan hunian tetap ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Kota Sibolga, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, serta berbagai pihak yang telah memberikan dukungan dan kontribusi terbaiknya,” ujar Pantas.

Sebanyak 114 unit rumah yang diserahkan telah dilengkapi berbagai fasilitas dasar dan furnitur, antara lain sofa, meja makan, rak serbaguna, tempat tidur lengkap dengan bantal, serta selimut sehingga dapat langsung ditempati oleh penerima manfaat.

Lengkapi Infrastruktur Kawasan Huntap

Pantas menjelaskan, Pemerintah Kota Sibolga akan terus melakukan pengembangan kawasan huntap dengan melengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti jalan paving block, sistem drainase, lampu penerangan jalan, jaringan air minum, koperasi Merah Putih, hingga layanan internet gratis yang mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Selain itu, akses Jalan Parombunan menuju kawasan hunian tetap juga direncanakan mulai ditingkatkan pada tahun ini guna mempermudah mobilitas warga.

Sementara itu, Kepala BP3KP Sumatera II Wahyu Adi Satriawan mengapresiasi dukungan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang turut berperan dalam penyediaan hunian bagi masyarakat terdampak bencana.

Ia menjelaskan pembangunan tahap pertama sebanyak 114 unit rumah telah dimulai sejak Desember 2025 dan menjadi salah satu proyek rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang lebih cepat direalisasikan dibandingkan sejumlah daerah lainnya.

“Harapannya, para penerima manfaat dapat menjaga dan merawat rumah beserta fasilitas yang telah diberikan, sekaligus mempererat hubungan sosial di lingkungan hunian yang baru,” kata Wahyu.

Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Mujianto, berharap rumah yang telah dibangun dapat menjadi tempat tinggal yang nyaman sekaligus membawa harapan baru bagi para korban bencana untuk memulai kehidupan yang lebih baik.

Miliki Kepastian Hukum

Pada kesempatan yang sama, Plt Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran Kantor Pertanahan Kota Sibolga, Marince Florida Pangaribuan, menegaskan komitmen Kementerian ATR/BPN dalam mendukung program pemulihan pascabencana melalui penerbitan Sertifikat Hak Milik bagi penerima huntap.

Menurutnya, sertifikat tersebut memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah dan bangunan sekaligus menjadi bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat terdampak bencana.

Meski demikian, Marince mengingatkan bahwa sertifikat yang diterbitkan tidak dapat dialihkan melalui jual beli, sewa, maupun bentuk pemindahtanganan lainnya dalam jangka waktu tertentu sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan penyerahan kunci dan sertifikat tersebut, ratusan keluarga korban bencana kini memiliki rumah permanen yang layak huni sekaligus kepastian hukum atas tempat tinggal mereka setelah kehilangan hunian akibat bencana pada akhir 2025 lalu. (ts)

Editor : Editor Satu
#Buddha Tzu Chi #huntap di sibolga