Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Tumbuhkan Kesadaran Diri, PMKRI Siantar Gelar Diskusi Interaktif Knowing Yourself

Metro-Esa • Selasa, 9 Juni 2026 | 16:56 WIB
PMKRI Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi menggelar diskusi interaktif bertajuk ‘Knowing Yourself’.
PMKRI Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi menggelar diskusi interaktif bertajuk ‘Knowing Yourself’.

SIANTAR, METRODAILY -  Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi menggelar diskusi interaktif bertajuk “Knowing Yourself” (Mengenal Diri Sendiri) pada Senin (8/6/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di Margasiswa Taktis ini diselenggarakan sebagai ruang refleksi bagi para kader untuk mengenali potensi personal demi pengembangan karakter yang lebih optimal.

Diskusi yang berlangsung hangat ini menghadirkan Ananda Nainggolan sebagai pemantik materi. Dalam paparannya, Ananda menekankan bahwa memahami kelebihan dan kekurangan diri merupakan langkah awal dan paling krusial sebelum seseorang mulai merencanakan masa depan.

"Mengenal diri sendiri adalah fondasi utama pengembangan diri. Tanpa kesadaran akan kapasitas pribadi, kita akan kesulitan memaksimalkan potensi untuk mencapai tujuan hidup," ujar Ananda di hadapan para peserta diskusi.

Baca Juga: PMKRI Pematangsiantar Sukses Gelar MPAB 2026: Momentum Penguatan Kader

Berbeda dengan seminar satu arah pada umumnya, diskusi kali ini dikemas secara interaktif. Seluruh anggota PMKRI yang hadir diberikan kesempatan untuk merefleksikan dan membagikan pengalaman perjalanan hidup mereka, termasuk mengidentifikasi kekuatan serta aspek yang masih perlu diperbaiki.

Dalam sesi berbagi tersebut, dinamika menarik mulai terlihat. Beberapa peserta menyadari kekuatan mereka di bidang komunikasi dan kepemimpinan, sementara yang lain secara terbuka mengakui tantangan pribadi seperti manajemen waktu, kedisiplinan, hingga rasa percaya diri yang masih perlu dipupuk.

Melalui keterbukaan ini, perbedaan pengalaman tidak menjadi pembatas, melainkan ruang belajar bersama untuk saling memotivasi dan mendukung proses bertumbuh satu sama lain.

Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai wacana saja, melainkan menjadi pemicu aksi nyata bagi seluruh kader PMKRI untuk terus berproses. Menyadari kelebihan akan memicu motivasi untuk terus berkembang, sedangkan memahami kekurangan akan mendorong kerendahan hati untuk terus belajar.(rel/esa)

Editor : Metro-Esa
#diskusi #PMKRI Cabang Pematangsiantar