Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Mobil Bertangki ‘Siluman’ Terbakar Saat Isi BBM di SPBU Madina, Sopir Kabur

Editor Satu • Selasa, 9 Juni 2026 | 14:10 WIB
Minibus Suzuki Carry yang diduga menggunakan tangki siluman terbakar usai mengisi BBM di SPBU Saba Purba, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal, Senin (8/6/2026).
Minibus Suzuki Carry yang diduga menggunakan tangki siluman terbakar usai mengisi BBM di SPBU Saba Purba, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal, Senin (8/6/2026).

MADINA, METRODAILY – Satu unit minibus Suzuki Carry yang diduga menggunakan tangki modifikasi atau "tangki siluman" hangus terbakar saat mengisi bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Saba Purba, Kecamatan Lembah Sorik Marapi (LSM), Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, Senin (8/6/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Peristiwa yang sempat memicu kepanikan warga itu terjadi tepat di depan area pengisian SPBU. Beruntung, kebakaran tidak merambat ke dispenser maupun fasilitas SPBU setelah petugas bertindak cepat memindahkan kendaraan yang terbakar menjauh dari lokasi pengisian.

Baca Juga: Sidak Tiga Sekolah, Kadisdik Labuhanbatu Temukan Sejumlah Catatan pada Program Sekolah Cerdas Bersinar

Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, api pertama kali muncul saat mobil Suzuki Carry sedang mengisi BBM dalam kondisi mesin masih menyala. Tak lama kemudian, percikan api terlihat dari bagian kolong kendaraan dan dengan cepat membesar.

Seorang petugas SPBU bernama Fauzan dilaporkan mengalami luka bakar ringan pada bagian tangan saat berupaya melakukan penanganan awal.

Kendaraan tersebut diduga telah dimodifikasi menggunakan tangki tambahan ilegal atau tangki siluman untuk menampung BBM dalam jumlah besar.

Dugaan itu menguat setelah sopir kendaraan yang disebut-sebut berasal dari Kecamatan Kotanopan langsung melarikan diri saat api mulai membakar mobilnya.

Baca Juga: Kodim 0209/Labuhanbatu Siagakan 20 Personel, Dukung Penindakan Satgas PKH di Labuhanbatu Raya

“Saat api mulai muncul dari mobil yang sedang mengisi BBM, sopirnya langsung kabur. Karena khawatir api merambat ke SPBU, petugas bersama warga mendorong kendaraan menggunakan dump truck menjauh dari area dispenser,” ujar seorang saksi mata di lokasi.

Dengan bantuan satu unit dump truck, kendaraan berhasil dipindahkan ke area semak di pinggir jalan sekitar lokasi SPBU. Mobil kemudian terbakar habis sehingga potensi ledakan dan kebakaran yang lebih besar berhasil dihindari.

Dua unit mobil pemadam kebakaran dari Panyabungan dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan. Setelah beberapa saat, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan.

Baca Juga: DPRD Asahan Desak Pemkab Benahi Sampah, Soroti Potensi Kebocoran PAD Retribusi

Petugas dari Polsek Kotanopan telah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area, mengatur arus lalu lintas, serta meminta keterangan sejumlah saksi.

Meski kondisi kendaraan hangus total, polisi masih menemukan petunjuk penting berupa pelat nomor kendaraan yang sebagian masih dapat dikenali. Kode wilayah "BK" pada pelat nomor disebut masih terlihat dan akan menjadi bagian dari proses penyelidikan.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, aparat kepolisian masih mendalami penyebab pasti kebakaran sekaligus menyelidiki dugaan praktik penimbunan BBM melalui penggunaan tangki modifikasi ilegal. (net)

Editor : Editor Satu
#spbu #mobil terbakar