TAPSEL, METRODAILY – Warga Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, dibuat resah setelah seekor anjing liar menyerang dan menggigit sejumlah warga dalam waktu berdekatan, Sabtu (6/6/2026).**
Insiden tersebut memicu kepanikan di tengah masyarakat hingga akhirnya Polsek Batang Toru turun langsung melakukan penanganan dan penangkapan terhadap hewan liar tersebut.
Kejadian bermula dari laporan warga bernama Seridawati Hutabarat (51) yang menjadi korban gigitan anjing. Setelah dilakukan pendataan, polisi menemukan bahwa terdapat sedikitnya lima warga yang mengalami kejadian serupa di lokasi berbeda.
Baca Juga: Dari Lahan Bencana Jadi Ladang Panen, Gus Irawan Panen Jagung Perdana di Batangtoru
Kelima korban masing-masing adalah Hafiz P. Saputra (8), Rendi Ardiansyah Siregar (10), Rio Hutabarat (20), Alfin Idris Lubis (57), dan Seridawati Hutabarat (51).
Kapolsek Batang Toru, AKP Penggar M. Siboro, mengatakan pihaknya segera menerjunkan personel ke lapangan untuk mengantisipasi jatuhnya korban tambahan serta menjaga situasi tetap kondusif.
Sebelum melakukan tindakan, polisi berkoordinasi dengan Puskesmas Batang Toru terkait penanganan medis dan observasi terhadap hewan tersebut, termasuk kemungkinan risiko rabies.
Baca Juga: Siswa SMAN 2 Plus Sipirok Ditawari Beasiswa Kuliah di India
“Berdasarkan hasil koordinasi, hewan yang menggigit warga tidak disarankan untuk dibunuh, tetapi perlu diobservasi selama 14 hari untuk memastikan ada atau tidaknya indikasi rabies,” ujar Kapolsek.
Namun proses penanganan di lapangan tidak berjalan mudah. Keterbatasan peralatan serta kekhawatiran warga membuat upaya penangkapan dilakukan secara cepat oleh aparat demi mencegah kejadian susulan.
Setelah berhasil diamankan, anjing tersebut dibawa ke Kantor Camat Batang Toru untuk proses karantina. Namun setibanya di lokasi, hewan itu dilaporkan mati dan kemudian dikuburkan di area kantor camat.
Baca Juga: Gus Irawan Minta ASN Tapsel Jadi Pelopor Perang Melawan Sampah
Dalam proses penangkapan tersebut, seorang personel Polsek Batang Toru, Aipda Alexander Parlaungan Panjaitan, juga ikut menjadi korban gigitan saat berusaha mengamankan hewan liar tersebut.
Polisi mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap hewan liar serta segera melapor apabila menemukan kejadian serupa untuk penanganan cepat oleh pihak berwenang. (net)
Editor : Editor Satu