Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Gus Irawan Minta ASN Tapsel Jadi Pelopor Perang Melawan Sampah

Editor Satu • Senin, 8 Juni 2026 | 14:15 WIB
Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu memimpin kegiatan Kerja Bakti Bersih Lingkungan (Korvei) dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Alun-Alun Pasar Sipirok, Jumat (5/6/2026). Pemkab Tapsel mengajak ASN menjadi pelopor gerakan kebersihan dan pengelolaan sampah di tengah masyarakat. (Foto: Diskominfo Tapsel)
Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu memimpin kegiatan Kerja Bakti Bersih Lingkungan (Korvei) dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Alun-Alun Pasar Sipirok, Jumat (5/6/2026). Pemkab Tapsel mengajak ASN menjadi pelopor gerakan kebersihan dan pengelolaan sampah di tengah masyarakat. (Foto: Diskominfo Tapsel)

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, 

TAPSEL, METRODAILY – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Gus Irawan Pasaribu mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi pelopor gerakan kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah di tengah masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan Kerja Bakti Bersih Lingkungan (Korvei) dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di kawasan Alun-Alun Pasar Sipirok, Kecamatan Sipirok, Jumat (5/6/2026).

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, yang menekankan pentingnya aksi nyata dalam menghadapi perubahan iklim dan menjaga keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga: Pasokan LPG 3 Kg di Tanjungbalai Tembus 6.720 Tabung per Hari, Tapi Kok Langka?

Dalam arahannya, Gus Irawan menegaskan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup tidak boleh sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat kesadaran kolektif menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Menurutnya, persoalan sampah saat ini menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Bahkan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, telah menyerukan gerakan nasional “perang melawan sampah”.

“Melalui kegiatan korvei ini, kita ingin membangun budaya gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan. ASN harus menjadi teladan dan role model dalam menjaga kebersihan serta pengelolaan sampah yang baik di tengah masyarakat,” ujar Gus Irawan.

Baca Juga: Dugaan Pungli SKL di SMPN 2 Silau Laut, Siswa Diminta Rp10 Ribu Saat Ambil Surat Kelulusan

Bupati juga menyoroti masih ditemukannya tumpukan sampah di sejumlah lokasi, termasuk di sepanjang ruas jalan dan kawasan permukiman. Kondisi tersebut dinilai dapat mengganggu kenyamanan masyarakat serta menurunkan kualitas lingkungan.

Karena itu, ia mendorong penerapan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan ramah lingkungan. Menurutnya, metode pembuangan terbuka atau open dumping harus mulai ditinggalkan dan digantikan dengan sistem pengelolaan yang lebih baik sesuai regulasi yang berlaku.

“Pemerintah tidak akan mampu bekerja sendiri. Dibutuhkan kesadaran dan partisipasi seluruh masyarakat untuk menjaga lingkungan. Dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar,” tegasnya.

Baca Juga: Kabur Usai Tabrak Pemotor hingga Tewas, Sopir Bus Putra Rohil Akhirnya Ditangkap

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tapanuli Selatan, Mahyuddin, mengatakan tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk mengambil langkah konkret menghadapi dampak perubahan iklim.

Menurutnya, perubahan iklim yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir telah memicu berbagai bencana alam serta menurunkan daya dukung lingkungan. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kondisi tersebut adalah pengelolaan sampah yang belum optimal.

“Hari ini kita tidak hanya memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia secara seremonial, tetapi juga melakukan aksi nyata melalui kegiatan korvei bersama. Kami berharap kegiatan ini menjadi contoh dan inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan,” kata Mahyuddin.

Baca Juga: Jemaah Haji Kloter 4 Tiba di Tanah Air, Bupati Batu Bara Sambut 187 Jamaah

Ia menjelaskan, Kota Sipirok dipilih sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan karena merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Tapanuli Selatan. Dari ibu kota kabupaten tersebut diharapkan semangat menjaga kebersihan dapat menyebar ke seluruh kecamatan dan desa.

Usai apel dan pelepasan peserta, ratusan peserta korvei langsung bergerak membersihkan kawasan pasar, ruas jalan, saluran drainase, serta sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat di Kota Sipirok.

Melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan menegaskan komitmennya untuk terus mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan demi masa depan yang lebih baik. (rel/irs)

Editor : Editor Satu
#perang melawan sampah #bupati tapsel #hari lingkungan hidup sedunia