Razia Besar-besaran di Asahan, Bobby Nasution Kerahkan Patroli Gabungan Perangi Narkoba

Editor Satu • Dipublikasikan Minggu, 7 Juni 2026 | 10:10 WIB
Personel gabungan Satpol PP Sumut, TNI, Polri, dan BNN melakukan patroli serta razia di sejumlah tempat hiburan malam di Kabupaten Asahan sebagai upaya pemberantasan narkoba dan pencegahan kenakalan remaja. (
Personel gabungan Satpol PP Sumut, TNI, Polri, dan BNN melakukan patroli serta razia di sejumlah tempat hiburan malam di Kabupaten Asahan sebagai upaya pemberantasan narkoba dan pencegahan kenakalan remaja. (

ASAHAN, METRODAILY – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengerahkan personel gabungan yang terdiri dari Satpol PP, TNI, Polri, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memperkuat pemberantasan narkoba di Kabupaten Asahan.

Patroli gabungan tersebut menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan menjadi jalur masuk peredaran narkotika maupun tempat berkumpulnya kalangan remaja.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menekan peredaran narkoba sekaligus melindungi generasi muda dari berbagai bentuk penyimpangan sosial, termasuk judi online yang dinilai semakin mengkhawatirkan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumut, Moettaqien Hasrimi, mengatakan Kabupaten Asahan menjadi salah satu wilayah prioritas karena tingginya angka kasus narkotika yang terjadi sepanjang tahun ini.

“Dari Januari hingga Mei 2026 tercatat sebanyak 150 kasus narkoba di Kabupaten Asahan. Angka ini menunjukkan kondisi yang harus segera ditangani secara serius dan berkelanjutan,” kata Moettaqien saat memimpin Apel Patroli Gabungan di Lapangan Apel Kantor Bupati Asahan, Sabtu malam (6/6/2026).

Menurutnya, posisi geografis Sumatera Utara yang memiliki garis pantai panjang menjadikan wilayah tersebut rentan dimanfaatkan sindikat narkoba sebagai jalur penyelundupan.

“Berdasarkan angka di lapangan menunjukkan urgensi yang tidak bisa kita tunda. Karena itu diperlukan langkah konkret dan kolaboratif dari seluruh pihak,” ujarnya.

Usai apel, tim gabungan bergerak melakukan patroli dan razia ke sejumlah lokasi, terutama tempat hiburan malam di Kota Kisaran dan wilayah sekitarnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan identitas, pendataan pengunjung, serta tes urine secara acak terhadap sejumlah pengunjung tempat hiburan malam.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, seluruh sampel urine yang diuji menunjukkan hasil negatif. Petugas juga tidak menemukan adanya pengunjung yang terindikasi menggunakan narkotika.

Selain fokus pada pemberantasan narkoba, Moettaqien menyoroti maraknya praktik judi online yang dinilai menjadi ancaman serius bagi generasi muda.

Menurutnya, kecanduan judi online dapat mendorong seseorang melakukan berbagai tindakan negatif, mulai dari penyalahgunaan narkoba hingga tindak kriminal untuk mendapatkan uang.

“Keamanan dan keselamatan generasi muda kita saat ini dipertaruhkan. Karena itu pengawasan terhadap anak-anak dan remaja harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba maupun praktik perjudian online.

“Menjaga lingkungan dan masa depan anak-anak remaja merupakan tanggung jawab kita bersama. Kepedulian masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah berbagai persoalan sosial,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumut Mulyono serta unsur Forkopimda dan aparat keamanan setempat. (rel)

Editor : Editor Satu
razia besar-besaran Gubsu Bobby Nasution perangi narkoba