Perangi Narkoba, Pemprov Sumut dan Pemko Tanjungbalai Perketat Pengawasan Jalur Masuk

Editor Satu • Dipublikasikan Sabtu, 6 Juni 2026 | 21:00 WIB
Personel gabungan dari Pemprov Sumut, Pemko Tanjungbalai, TNI, Polri, BNN, dan Satpol PP mengikuti Apel Patroli Gabungan Berskala Besar di halaman Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Sabtu (6/6/2026), guna memperkuat pengawasan terhadap peredaran narkoba dan gangguan kamtibmas.
Personel gabungan dari Pemprov Sumut, Pemko Tanjungbalai, TNI, Polri, BNN, dan Satpol PP mengikuti Apel Patroli Gabungan Berskala Besar di halaman Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Sabtu (6/6/2026), guna memperkuat pengawasan terhadap peredaran narkoba dan gangguan kamtibmas.

TANJUNGBALAI, METRODAILY – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara bersama Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai memperkuat pengawasan terhadap jalur masuk peredaran narkotika melalui patroli gabungan berskala besar yang melibatkan TNI, Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), Satpol PP, dan unsur kesehatan.

Patroli diawali dengan apel gabungan di halaman Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Jalan Jenderal Sudirman Km 5,5, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis untuk menekan peredaran narkoba, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah pesisir yang dinilai rawan menjadi jalur penyelundupan.

Pengawasan difokuskan pada pintu-pintu masuk melalui jalur darat dan laut yang kerap dimanfaatkan jaringan narkotika. Selain itu, patroli juga menyasar lokasi yang berpotensi menjadi pusat gangguan kamtibmas, termasuk aksi geng motor dan kenakalan remaja.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumut, Mulyono, mengatakan pemberantasan narkoba membutuhkan kerja sama lintas sektor karena ancamannya semakin kompleks dan menyasar generasi muda.

“Kami mengapresiasi Pemerintah Kota Tanjungbalai yang proaktif membangun sinergi dengan Pemprov Sumut. Narkoba adalah musuh bersama yang harus diperangi secara masif. Target kita menekan peredarannya semaksimal mungkin, bahkan menuju nol kasus,” tegas Mulyono.

Menurutnya, upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen menyelamatkan generasi muda sebagai modal utama menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Sumut, Moettaqien Hasrimi, menegaskan keberhasilan patroli sangat bergantung pada keterpaduan seluruh unsur yang terlibat di lapangan.

“Kenakalan remaja dan aksi geng motor sering kali berawal dari penyalahgunaan narkoba. Karena itu, melalui instruksi Gubernur Sumut, seluruh unsur bergerak bersama untuk memberantas persoalan ini dari akarnya,” ujar Moettaqien.

Ia menambahkan, patroli gabungan tidak hanya bertujuan mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan narkotika, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar menjauhi narkoba dan aktivitas negatif lainnya.

Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, menyambut baik dukungan Pemprov Sumut dalam menjaga keamanan wilayahnya.

Menurutnya, posisi geografis Tanjungbalai yang memiliki akses darat dan laut menjadikan daerah tersebut rentan dimanfaatkan sebagai jalur masuk narkotika.

“Kehadiran Satpol PP dan Kesbangpol Provinsi Sumut menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menjaga ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat. Kami berharap kolaborasi ini terus diperkuat ke depan,” kata Fadly.

Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah menjadi langkah penting untuk memperkuat pengawasan sekaligus menutup celah masuknya narkoba ke wilayah Sumatera Utara melalui Tanjungbalai. (rel)

Editor : Editor Satu
Pengawasan jalur masuk Pemko Tanjungbalai pemprov sumut perangi narkoba