Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Pembangunan Huntap di Huta Koje Padangsidimpuan Tenggara Dimulai

Metro-Esa • Rabu, 3 Juni 2026 | 06:29 WIB
Wali Kota Padangsidimpuan H. Letnan Dalimunthe, hadiri syukuran dimulainya pekerjaan land clearing dan pematangan lahan untuk pembangunan Huntap di Desa Huta Koje.
Wali Kota Padangsidimpuan H. Letnan Dalimunthe, hadiri syukuran dimulainya pekerjaan land clearing dan pematangan lahan untuk pembangunan Huntap di Desa Huta Koje.


SIDIMPUAN, METRODAILY - Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, menghadiri kegiatan syukuran atas dimulainya pekerjaan land clearing dan pematangan lahan untuk pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi korban bencana banjir dan longsor di wilayah Kota Padangsidimpuan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Huta Koje, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Senin (1/6/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Fasilitasi Korban dan Pengungsi Kedeputian Bidang Penanganan Darurat BNPB, Ir. Nelwan Harahap, Dandim 0212/Tapanuli Selatan Letkol Inf Dedi Harnoto, Sekretaris Daerah Kota Padangsidimpuan H. Rahmat Marzuki Nasution, Ketua TP PKK Kota Padangsidimpuan Ny. Masroini Letnan Dalimunthe, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Padangsidimpuan Ny. Minta Rahmat Marzuki, serta masyarakat Desa Huta Koje dan warga terdampak bencana.

Kegiatan syukuran ini menjadi momentum penting dalam percepatan penanganan pascabencana sekaligus menandai dimulainya tahapan pembangunan kawasan Hunian Tetap bagi masyarakat yang terdampak banjir dan longsor di Kota Padangsidimpuan.

Baca Juga: Lahan Huntap di Humbahas Bersengketa, Dinas PKP Mengaku Tak Tahu

Pembangunan Huntap tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan hunian yang aman, layak, dan berkelanjutan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.

Wali Kota Padangsidimpuan Dr. H. Letnan Dalimunthe menyampaikan bahwa pembangunan Huntap merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memastikan masyarakat terdampak bencana dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.

Pembangunan hunian tetap tidak hanya sebatas penyediaan rumah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memulihkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana.

Pembangunan hunian tetap ini merupakan harapan baru bagi masyarakat yang terdampak bencana. Pemerintah akan terus berupaya memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan dengan baik sehingga masyarakat dapat segera menempati hunian yang aman, nyaman, dan layak huni,"ujar Letnan.

Baca Juga: Bupati Tapteng Apresiasi Caritas Indonesia: Bantu Pemulihan Banjir dan Bangun Huntap

Sementara itu, Direktur Fasilitasi Korban dan Pengungsi Kedeputian Bidang Penanganan Darurat BNPB, Ir. Nelwan Harahap, menegaskan bahwa pemerintah pusat melalui BNPB terus memberikan dukungan penuh terhadap percepatan penanganan pascabencana di Kota Padangsidimpuan. 

Ia menyebut pembangunan hunian tetap merupakan salah satu program prioritas dalam tahap rehabilitasi dan rekonstruksi untuk memastikan masyarakat terdampak memperoleh tempat tinggal yang aman dan berkelanjutan.

BNPB berkomitmen untuk terus mendukung proses penanganan pascabencana, termasuk pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak. Kami berharap seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan lancar sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat," ungkapnya.

Pembangunan kawasan Hunian Tetap (Huntap) di Desa Huta Koje ini direncanakan untuk menampung sebanyak 1.133 kepala keluarga yang terdampak bencana banjir dan longsor di wilayah Kota Padangsidimpuan.

Kehadiran Huntap ini diharapkan menjadi solusi permanen bagi masyarakat terdampak sekaligus memberikan rasa aman dan kepastian tempat tinggal di masa mendatang.

Sebagai tanda dimulainya pekerjaan, kegiatan syukuran dilanjutkan dengan pelepasan alat berat secara simbolis oleh Wali Kota Padangsidimpuan bersama Direktur Fasilitasi Korban dan Pengungsi BNPB serta Dandim 0212/Tapanuli Selatan. 

Pelepasan alat berat tersebut menandai dimulainya pekerjaan land clearing dan pematangan lahan yang akan menjadi lokasi pembangunan kawasan Huntap.

Suasana syukuran berlangsung khidmat dengan doa bersama yang dipanjatkan sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus harapan agar seluruh proses pembangunan berjalan lancar, aman, dan selesai sesuai target yang telah ditetapkan.

Dengan dimulainya pekerjaan land clearing dan pematangan lahan ini, Pemerintah Kota Padangsidimpuan bersama BNPB dan seluruh pemangku kepentingan menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat pemulihan pascabencana.

Pembangunan Huntap di Desa Huta Koje diharapkan menjadi awal kebangkitan bagi masyarakat terdampak untuk menata kembali kehidupan yang lebih baik, aman, dan sejahtera, sekaligus menjadi simbol lahirnya harapan baru bagi masa depan Kota Padangsidimpuan yang lebih tangguh menghadapi bencana.(Irs)

Editor : Metro-Esa
#padangsidimpuan #huntap