BINJAI, METRODAILY — Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah bersama ribuan masyarakat di Lapangan Merdeka Kota Binjai, Rabu (27/5/2026).
Pada momentum tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga menyalurkan sebanyak 167 hewan kurban untuk masyarakat di seluruh kabupaten/kota.
Pelaksanaan Salat Iduladha Pemprov Sumut tahun ini dipusatkan di Kota Binjai dan turut dihadiri Wakil Gubernur Sumut Surya, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, Wali Kota Binjai Amir Hamzah, serta unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat.
Baca Juga: Piala AFF U-19 2026 Gunakan Stadion Utama Sumut dan Stadion Madya, Stadion Teladan Belum Siap
Usai pelaksanaan salat yang dimulai pukul 07.15 WIB, Bobby Nasution mengatakan Iduladha menjadi momentum penting untuk memperkuat kepedulian sosial melalui distribusi hewan kurban kepada masyarakat.
“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyalurkan sebanyak 167 hewan kurban ke seluruh kabupaten/kota di Sumut. Hari ini hewan kurban juga kita salurkan di Kota Binjai,” kata Bobby.
Selain bantuan dari Pemprov Sumut, Bobby juga menyampaikan apresiasi atas bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk masyarakat Sumatera Utara.
Baca Juga: Umur Harapan Hidup Warga Sumut Naik dan Angka Kematian Ibu Turun Drastis
“Dari Bapak Presiden Prabowo Subianto ada bantuan 33 ekor lembu untuk kabupaten/kota dan satu ekor untuk Provinsi Sumatera Utara. Jadi total bantuan hewan kurban dari Presiden sebanyak 34 ekor untuk Sumut,” ujarnya.
Usai Salat Iduladha, Bobby bersama jajaran Pemprov Sumut menghadiri silaturahmi dengan Pemerintah Kota Binjai, Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat sebelum kembali ke Lapangan Merdeka untuk menyaksikan penyembelihan hewan kurban.
Pemotongan hewan kurban tersebut berasal dari bantuan Presiden RI, Gubernur Sumut, Wakil Gubernur Sumut, serta Penjabat Sekdaprov Sumut.
Baca Juga: Siswi SMAN 1 Kabanjahe Lolos Seleksi Menuju Tingkat Nasional, Audiensi ke Bupati
Sementara itu, khatib Salat Iduladha Prof HM Jamil dalam khutbahnya mengajak masyarakat menjadikan Iduladha sebagai momentum memperkuat ketakwaan, solidaritas sosial, dan introspeksi diri.
“Hari Raya Iduladha merupakan rekonstruksi sejarah kehidupan Nabi Ibrahim AS, Nabi Ismail AS, dan Siti Hajar sebagai figur keluarga penuh keteladanan, ketaatan, dan pengorbanan,” ujarnya. (Rel)
Editor : Editor Satu