TAPUT, METRODAILY – Jalan provinsi yang menghubungkan jalur Siborongborong–Pangaribuan–Sipahutar–Garoga hingga Sipirok putus total akibat longsor yang terjadi di Desa Sibingke, Kecamatan Pangaribuan, Kamis (21/5/2026) dini hari.
Longsor terjadi sekitar pukul 02.00 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak malam hari.
Material longsor menutupi badan jalan hingga menyebabkan akses transportasi masyarakat lumpuh total. Kendaraan dari kedua arah dilaporkan tidak dapat melintas di jalur utama penghubung antarwilayah tersebut.
Baca Juga: Walhi Gugat Intervensi Kasus Bencana Ekologis Tapanuli, Tuntut TPL Bayar Rp2,6 Triliun
Salah seorang warga Pangaribuan, P Pakpahan, mengatakan dirinya bersama warga lain tidak dapat melanjutkan perjalanan menuju Siborongborong akibat kondisi jalan yang terputus.
“Kami tidak bisa datang karena jalan provinsi di Desa Sibingke putus total sehingga kami tidak dapat melanjutkan perjalanan menuju Siborongborong,” ujarnya saat dihubungi.
Menurutnya, hujan deras yang berlangsung sejak malam diduga menjadi penyebab utama longsor di kawasan tersebut.
Baca Juga: Aktivis Lingkungan Sebut Tambang Batu di Tepian Danau Toba Ilegal
“Jalan provinsi di Pangaribuan, Desa Sibingke, yang menghubungkan Siborongborong, Sipirok, Garoga, dan Sipahutar putus total akibat hujan deras. Kejadiannya sekitar pukul 02.00 WIB pagi,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kecamatan Pangaribuan maupun Polsek Pangaribuan belum memberikan keterangan resmi terkait penanganan longsor maupun estimasi pembukaan kembali akses jalan.
Masyarakat diimbau menggunakan jalur alternatif sementara waktu serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan mengingat curah hujan di kawasan Tapanuli Utara masih cukup tinggi. (net)
Editor : Editor Satu