Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Tanggul Jebol, Banjir Rendam Tukka hingga Jalan Lintas Sibolga–Psp Lumpuh

Editor Satu • Kamis, 21 Mei 2026 | 18:56 WIB
Kondisi banjir yang merendam wilayah Kecamatan Tukka setelah tanggul jebol dan sungai meluap akibat hujan deras, Rabu (20/5/2026) malam.
Kondisi banjir yang merendam wilayah Kecamatan Tukka setelah tanggul jebol dan sungai meluap akibat hujan deras, Rabu (20/5/2026) malam.

TAPTENG, METRODAILY – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah sejak Rabu (20/5/2026) sore hingga malam mengakibatkan sejumlah sungai meluap dan memicu banjir di Kecamatan Tukka.

Banjir merendam sejumlah wilayah seperti Kelurahan Hutanabolon, Sipange, dan Bonalumban. Air dilaporkan menggenangi badan jalan hingga masuk ke permukiman warga.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tapanuli Tengah, Erianto Tambunan, mengatakan pihaknya masih melakukan upaya penyelamatan dan evakuasi warga di lokasi terdampak banjir.

Baca Juga: Raih Peringkat ke-4 Kota Toleran, GAMKI Apresiasi Wali Kota Siantar Wesly Silalahi

Menurutnya, ketinggian air bervariasi mulai 60 sentimeter hingga mencapai satu meter di sejumlah titik.

Situasi semakin parah setelah beberapa tanggul di Kecamatan Tukka dilaporkan jebol akibat derasnya arus air.

“Dari Pasar Onan Tukka, air sudah mulai memasuki rumah warga akibat tanggul pecah,” ujar Erianto, Rabu malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Tim BPBD bersama petugas gabungan juga terus melakukan penyisiran ke rumah-rumah warga untuk memastikan tidak ada masyarakat yang masih terjebak banjir.

Baca Juga: Gugatan terhadap Bupati Labuhanbatu  Masuk Tahap Mediasi, Hakim Tunjuk Mediator

“Banjir belum surut dan tindakan evakuasi serta penyisiran ke rumah-rumah warga sedang berlangsung, di mana ketinggian air saat ini rata-rata sepaha orang dewasa,” katanya.

BPBD mengimbau masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran sungai maupun dataran rendah agar segera melakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang lebih aman.

“Segera pindah ke tempat yang lebih aman seperti balai desa atau lokasi yang lebih tinggi. Keselamatan nyawa adalah yang paling utama,” tegas Erianto.

Baca Juga: Polres Padangsidimpuan Ringkus  8 Tersangka dalam Seminggu

Selain merendam permukiman, banjir juga menggenangi Jalan Lintas Sibolga–Padangsidimpuan sehingga akses kendaraan untuk sementara belum dapat dilalui. (zatam)

Editor : Editor Satu
#banjir tukka #Banjir tapteng