Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Tim Gabungan Temukan Bagian Tubuh Korban Hanyut di Sungai Batang Bangko

Editor Satu • Kamis, 21 Mei 2026 | 12:50 WIB
Tim gabungan mengevakuasi bagian tubuh korban hanyut yang ditemukan di tepian Sungai Batang Bangko, Kecamatan Sinunukan, Mandailing Natal.
Tim gabungan mengevakuasi bagian tubuh korban hanyut yang ditemukan di tepian Sungai Batang Bangko, Kecamatan Sinunukan, Mandailing Natal.

MADINA, METRODAILY – Tim gabungan akhirnya menemukan bagian tubuh korban hanyut di aliran Sungai Batang Bangko, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (20/5/2026).

Korban diketahui bernama Amiran (60), warga Desa Air Apa, yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Minggu malam (17/5/2026).

Sebelum hilang, korban disebut pamit kepada keluarga untuk pergi ke sungai mandi sekaligus mengambil air wudu menjelang salat Magrib.

Baca Juga: PGN Borong Kesepakatan Strategis di IPA Convex 2026, Amankan Pasokan Gas Nasional

Namun hingga malam hari, korban tidak kunjung kembali ke rumah sehingga keluarga bersama warga melakukan pencarian.

Operasi pencarian resmi dimulai sejak Senin pagi oleh tim gabungan.

Potongan Kepala Ditemukan di Tepian Sungai

Setelah tiga hari pencarian, petugas menemukan potongan kepala manusia di tepian Sungai Batang Bangko sekitar pukul 10.50 WIB.

Lokasi penemuan berada sekitar satu kilometer dari titik awal korban diduga hanyut.

Baca Juga: Bank Pembangunan Daerah Tetap Tangguh, Aset Tembus Rp1.036 Triliun

“Tim langsung melakukan evakuasi dan berkoordinasi dengan keluarga. Sementara pencarian bagian tubuh lainnya masih berlangsung,” kata Ibrahim Rangkuty.

Pencarian Libatkan Basarnas, TNI dan Warga

Operasi pencarian hari ketiga melibatkan personel BPBD, Basarnas, TNI, Polri, aparat kecamatan, hingga warga sekitar.

Penyisiran dilakukan dari hulu hingga hilir sungai menggunakan perahu karet, Perahu fiber, dan drone pemantau udara.

Baca Juga: Polres Labuhanbatu Libas Polres Labusel di Pekan Olahraga dan Rohani Polda Sumut

Penggunaan drone dilakukan untuk menjangkau area sungai yang sulit diakses petugas.

Cuaca cerah selama proses pencarian membantu mempercepat penyisiran di lokasi kejadian.

Meski demikian, petugas tetap mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap perubahan debit air sungai yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Tim gabungan memastikan pencarian akan terus dilanjutkan hingga seluruh bagian tubuh korban ditemukan sesuai permintaan keluarga. (net)

Editor : Editor Satu
evakuasi korban hanyut tim gabungan hanyut di sungai