Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Harkitnas 2026 di Samosir, Bupati Vandiko Serukan Kebangkitan Generasi Digital

Editor Satu • Kamis, 21 Mei 2026 | 10:40 WIB
Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom memimpin upacara Harkitnas ke-118 di Tanah Lapang Pangururan, Rabu (20/5/2026), diikuti pelajar dan unsur Forkopimda.
Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom memimpin upacara Harkitnas ke-118 di Tanah Lapang Pangururan, Rabu (20/5/2026), diikuti pelajar dan unsur Forkopimda.

SAMOSIR, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten Samosir (Pemerintah Kabupaten Samosir) memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 dengan menggelar upacara di Tanah Lapang Pangururan, Rabu (20/5/2026).

Peringatan berlangsung khidmat dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, pelajar dari berbagai sekolah, hingga jajaran ASN di Kabupaten Samosir.

Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya kebangkitan generasi muda di tengah transformasi digital dan persaingan global.

Baca Juga: Taput Jadi Role Model Sumut: Satu-Satunya Daerah Punya SK Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

Ia menyebut, tantangan bangsa saat ini tidak lagi sebatas perjuangan fisik, tetapi juga menyangkut kedaulatan informasi, literasi digital, serta perlindungan anak di ruang digital.

Tema Harkitnas 2026: Jaga Tunas Bangsa

Tahun ini, peringatan Harkitnas mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”.

Tema tersebut dinilai relevan dengan kondisi saat ini, di mana generasi muda menjadi garda terdepan dalam menghadapi derasnya arus informasi digital.

Baca Juga: Danau Toba Siap “Disulap” Lewat Geo Festival, Pemprov Sumut Gelontorkan Rp2 Miliar untuk EO

Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Digital RI yang dibacakan Bupati, Harkitnas disebut sebagai refleksi lahirnya Boedi Oetomo pada 1908 sebagai tonggak kesadaran nasional.

“Semangat 1908 adalah transformasi perjuangan fisik menjadi perjuangan intelektual demi kedaulatan bangsa,” ujar Vandiko saat membacakan amanat tersebut.

Soroti Program Nasional dan Perlindungan Anak

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyinggung sejumlah program strategis nasional, seperti:

Baca Juga: Danau Toba Tak Cukup Jual Panorama, DPR Dorong Event Budaya Opera Raksasa

Selain itu, kebijakan perlindungan anak di ruang digital melalui PP TUNAS juga menjadi sorotan, termasuk pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah 16 tahun.

Vandiko menegaskan, momentum Harkitnas tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi harus menjadi dorongan nyata bagi generasi muda untuk berperan aktif dalam pembangunan.

“Generasi muda Samosir harus tumbuh cerdas, sehat, berkarakter, dan tetap menjaga identitas budaya,” tegasnya.

Baca Juga: Air Danau Toba Surut, IPB Waspadai Risiko Ikan Mati Massal di Keramba

Upacara berlangsung tertib dan penuh semangat nasionalisme. Kehadiran pelajar dari berbagai sekolah menjadi simbol keberlanjutan semangat kebangkitan lintas generasi.

Lagu-lagu perjuangan yang dikumandangkan turut membangkitkan rasa cinta tanah air di kalangan peserta upacara. (net)

Editor : Editor Satu
#Harkitnas di samosir #Bupati Vandiko Gultom