HATONDUHAN, METRODAILY — Akses penghubung antarwilayah di Kabupaten Simalungun kini semakin aman setelah Jembatan Bah Bolum di Nagori Tangga Batu, Kecamatan Hatonduhan, resmi diresmikan melalui Program Jembatan Merah Putih Presisi, Rabu (13/5/2026).
Jembatan yang menghubungkan Huta VIII Kampung Gereja dan Huta IX Saribu Laksa itu sebelumnya dinilai rawan karena tidak memiliki pengaman sisi kiri dan kanan, sementara aliran Sungai Bah Bolum memiliki kedalaman sekitar 20–25 meter.
Peresmian dilakukan oleh Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, disaksikan unsur Forkopimca, perangkat nagori, serta masyarakat setempat.
Baca Juga: AI dan Koding Bakal Jadi Pelajaran Wajib SD–SMA, Kemendikdasmen Siapkan Guru
Pembangunan dan perbaikan jembatan dilakukan selama kurang lebih satu bulan melalui kolaborasi Polri dan warga.
Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya aspek keselamatan infrastruktur.
“Kami hadir untuk memastikan jembatan ini lebih aman digunakan masyarakat. Pemasangan pembatas menjadi langkah preemtif agar tidak terjadi kecelakaan, terutama pada malam hari,” ujar Marganda.
Baca Juga: Polres Siantar Tangkap 2 Pengedar Ekstasi di Lokasi Berbeda, 8 Butir Pil Disita
Jembatan sepanjang 6 meter dengan lebar 3,5 meter tersebut kini telah dilengkapi pembatas besi sebagai pengaman utama. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan memperlancar mobilitas warga antarhuta sekaligus menekan risiko kecelakaan.
Program Jembatan Merah Putih Presisi sendiri merupakan implementasi arahan Kapolri untuk memperkuat sinergi Polri bersama masyarakat dalam pembangunan infrastruktur berbasis kebutuhan sosial.
Masyarakat sekitar menyambut baik peresmian tersebut dan menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Polres Simalungun dalam pembangunan fasilitas yang selama ini sangat dibutuhkan. (rel)
Editor : Editor Satu