MEDAN, METRODAILY — Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution terus mendorong peningkatan layanan kesehatan di Sumatera Utara melalui rencana pembangunan rumah sakit bertaraf internasional di Kota Medan yang tetap melayani pasien BPJS Kesehatan.
Rencana tersebut dibahas dalam rapat koordinasi bersama pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), BUMD, serta jajaran direksi Rumah Sakit Haji Medan di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin (18/5/2026).
Dalam pertemuan itu, Bobby Nasution menekankan pentingnya kesiapan seluruh aspek layanan kesehatan, mulai dari fasilitas rumah sakit, alat kesehatan, sumber daya manusia (SDM), hingga kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Baca Juga: Ribuan Ton Kayu Diduga Hasil Pembalakan Liar Ditemukan di Asahan
Ia juga menginginkan rumah sakit tersebut menghadirkan kenyamanan dan pelayanan modern layaknya hotel berbintang lima.
“Rumah sakit ini harus memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, baik dari sisi fasilitas, SDM, maupun kenyamanan pasien,” ujar Bobby dalam rapat tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Sumut Faisal Hasrimy menjelaskan, rumah sakit bertaraf internasional tersebut akan dibangun melalui pola kerja sama pemerintah dan swasta menggunakan sistem Kerja Sama Operasional (KSO).
Baca Juga: Pemkab Karo dan Tapsel Jajaki Kerja Sama Tekan Inflasi, Fokus Stabilkan Harga Pangan
Menurut Faisal, pola KSO dipilih karena dinilai lebih efektif dan efisien dalam mempercepat operasional rumah sakit tanpa harus membangun sistem manajemen dari awal.
“Dengan sistem KSO, Pemprov Sumut tidak perlu membangun kapasitas operasional rumah sakit dari nol. Selain itu, mitigasi risiko SDM dan manajemen lebih baik, operasional lebih cepat, aset tetap dimiliki pemerintah, fleksibel secara administratif, dan kualitas layanan tetap terjaga,” ujar Faisal.
Ia mengatakan proyek tersebut merupakan kolaborasi antara PT Dirga Surya, PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU), RS Haji Medan, RS Mitra (RS An-Nisa), dan PT Bank Sumut.
Baca Juga: Poldasu Ringkus 342 Pelaku Narkoba dan Gempur 57 Sarang Peredaran
Dalam skema tersebut, PT Dirga Surya bertugas menyediakan aset, RS Mitra mengelola layanan operasional sesuai standar profesional, sementara RS Haji Medan memastikan mutu pelayanan, tata kelola, dan keberlanjutan rumah sakit.
“Rumah sakit bertaraf internasional ini untuk pasien BPJS Kesehatan. Tujuannya mewujudkan layanan kesehatan terpadu, bermutu tinggi, berkelanjutan, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan daerah,” kata Faisal.
Rumah sakit itu direncanakan dibangun setinggi enam lantai dengan kapasitas 250 tempat tidur dan dilengkapi berbagai layanan kesehatan modern serta tenaga medis yang kompeten.
Lokasinya berada di pusat Kota Medan dan berdekatan dengan dua rumah sakit bertaraf internasional lainnya yang saat ini belum melayani pasien BPJS Kesehatan.
Baca Juga: Bus Makaro Tekankan Keselamatan Penumpang, Sopir Diminta Tak Ugal-Ugalan di Jalan
Turut hadir dalam rapat tersebut Kepala Biro Perekonomian Setda Provsu Poppy Marulita Hutagalung, Kepala Dinas Kominfo Sumut Erwin Hotmansah Harahap, Plh Bapperida Sumut Effendi Pohan, Direktur Utama RS Haji Medan Yulinda Elvi Nasution, Wakil Direktur RS Haji Medan Ridesman Nasution, Komisaris Utama PT Bank Sumut Firsal Ferial Mutyara, Direktur Utama PT Dirga Surya Ari Wibowo, dan Direktur Utama PPSU Ferry Indra. (rel)