Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Ketua TP-PKK Labura Gencarkan  Sosialisasi Pencegahan Stunting

Metro-Esa • Minggu, 17 Mei 2026 | 16:33 WIB
Ny. dr. Rama Dhona Hendriyanto Sitorus.
Ny. dr. Rama Dhona Hendriyanto Sitorus.

LABURA, METRODAILY- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Labuhanbatu Utara, Ny. dr. Rama Dhona Hendriyanto Sitorus, terus menggencarkan sosialisasi pencegahan stunting kepada masyarakat. 

Kali ini, kegiatan sosialisasi digelar di SMA Aek Kanopan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menekan angka stunting di daerah tersebut, Jumat (15/05/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh antusias tersebut dihadiri kader Posyandu, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, tenaga pendidik, serta masyarakat sekitar. Kehadiran lintas sektor itu menunjukkan bahwa penanganan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga: Pemkab Labura Perkuat Peran Kepala Desa dalam Program P4GN

Ny Rama Dhona Hendriyanto Sitorus menegaskan bahwa stunting merupakan persoalan serius yang harus mendapat perhatian bersama karena berdampak langsung terhadap tumbuh kembang anak, kualitas kesehatan, hingga masa depan generasi penerus bangsa.

Menurutnya, stunting tidak hanya menyebabkan gangguan pertumbuhan fisik pada anak, tetapi juga berpengaruh terhadap perkembangan otak, kemampuan belajar, serta produktivitas anak di masa mendatang. Oleh sebab itu, edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting harus terus dilakukan secara berkelanjutan.

Stunting bukan hanya soal tinggi badan anak yang kurang, tetapi juga berkaitan dengan perkembangan kecerdasan, kesehatan, dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Karena itu, pencegahan harus dimulai sejak dini, bahkan sejak masa kehamilan,  ujarnya.

Baca Juga: Wujud Kepedulian Pendidikan dan Syiar Islam, Baznas Labura Salurkan Bantuan  untuk Mahasiswa UKAM dan Masjid

Ia menjelaskan bahwa upaya pencegahan stunting dapat dilakukan melalui berbagai langkah sederhana namun sangat penting, seperti menjaga pola makan bergizi seimbang, rutin memeriksakan kesehatan ibu hamil, memberikan ASI eksklusif kepada bayi, menjaga kebersihan lingkungan, serta memastikan anak memperoleh imunisasi lengkap.

Selain itu, ia juga mengajak seluruh kader Posyandu agar terus aktif memberikan pendampingan dan edukasi kepada masyarakat, khususnya kepada para ibu hamil dan orang tua balita. Menurutnya, kader Posyandu memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa dan lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. dr. Rama Dhona Hendriyanto Sitorus turut mengapresiasi dukungan para tokoh agama dan tokoh masyarakat yang selama ini ikut membantu menyampaikan edukasi kesehatan kepada warga. Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat demi menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas di Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Baca Juga: Bus Rombongan Drumband Pelajar Terjun ke Sungai di Labura, 20 Penumpang Selamat

"Kita membutuhkan kerja sama semua pihak. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan kader Posyandu, tokoh agama, tokoh masyarakat, tenaga kesehatan, guru, dan para orang tua sangat penting dalam mencegah stunting, " tambahnya.

Sementara itu, para peserta yang hadir tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan. Selain mendengarkan pemaparan materi, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan berbagai pertanyaan terkait kesehatan ibu dan anak, pola asuh, hingga pemenuhan gizi keluarga.

Kegiatan sosialisasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting. Pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat melalui edukasi langsung agar angka stunting di daerah dapat ditekan secara bertahap.

Dengan adanya sosialisasi tersebut, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan keluarga dan memperhatikan tumbuh kembang anak sejak usia dini. Melalui kolaborasi seluruh pihak, Kabupaten Labuhanbatu Utara diharapkan mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan mampu bersaing di masa depan.(gus)

 

Editor : Metro-Esa
#KETUA PKK LABURA #stunting #labura