Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Lansia di Madina Diculik dan Puluhan Gram Emas Miliknya Dirampas

SAMMAN • Jumat, 15 Mei 2026 | 20:13 WIB
Tangkapan layar rekaman saat Hj Halimah diselamatkan  warga Simirik, Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, Kamis (14/5/2026). (Ist)
Tangkapan layar rekaman saat Hj Halimah diselamatkan warga Simirik, Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, Kamis (14/5/2026). (Ist)
 
MADINA, METRODAILY- Hj Halimah (73) terduduk lesu dan menangis di pinggir Jalan Lintas Sumatra, Desa Simirik, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan. Ia baru saja dilempar dari dalam mobil oleh sekelompok orang yang merampok hartanya, Kamis (14/5/2026).
 
Wanita lanjut usia yang kesehariannya berdagang di Pasar Lama Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ini pada pagi hari diculik oleh kelompok perampok. Tepat di sekitar Masjid Raya Alqurro Walhuffaz Panyabungan. 
 
Awalnya, seorang wanita muda keluar dari mobil jenis Toyota Avanza berwarna hitam dan menawarinya buah tangan. Ia kemudian dipapah ke arah mobil yang terparkir di depan masjid. 
 
Dekat dengan mobil, Hj Halimah kemudian didorong dan disekap sejumlah pria ke dalam mobil. Mobil itu kemudian melaju ke arah Kota Padangsidimpuan. 
 
Di perjalanan, Hj Halimah mendapat penganiayaan dan ancaman. Hartanya berupa emas perhiasan seberat 23 amh atau setara 50 gram dirampas dari tubuhnya. 
 
"Kalau ibu tidak diam, kami habisi," ujar Halimah menirukan ancaman salah satu pelaku saat ditemui wartawan kediamannya, Jumat (15/5/2026) di Kelurahan Panyabungan III, Kecamatan Panyabungan. 
 
Menurut Halimah, perampok ini berjumlah 5 orang. Dua perempuan dan tiga orang laki-laki. Di dalam mobil, Halimah disekap menggunakan selimut tebal dan dianiaya. 
 
“Saya dipiting. Ada perempuan agak gemuk menindih paha dan kaki saya. Yang lain memegang kepala dan leher, bahkan ada yang memukul,” ucap Halimah getir. 
 
Setelah mendapati semua perhiasannya. Di tengah perjalanan, Hj Halimah kemudian dilempar dan ditendang dari dalam mobil tersebut. 
 
Halimah yang masih dalam kesakitan berupaya mencari pertolongan. Dan belakangan, diketahui Halimah sudah berada di Desa Simirik, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, tepat dekat perbatasan dengan Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan. Pada siang sekitar pukul 13.00 WIB. 
 
"Saya jatuh dan terduduk kesakitan di area perkebunan. Dengan sisa tenaga, saya merangkak mencari bantuan sampai melihat sebuah rumah warga," tambahnya. 
 
Warga yang menemukan korban kemudian mengamankannya dan menghubungi keluarga. Dan Hj Halimah dibawa pulang ke Panyabungan oleh keluarga dalam kondisi syok berat. 
 
Sementara itu, Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy menerangkan, kasus ini sudah dalam penanganan kepolisian. 
 
Dan diketahui, polisi saat ini telah melakukan penyelidikan, dengan memeriksa saksi-saksi serta rekaman kamera CCTV di berbagai titik termasuk yang berada di Masjid Raya Alqurro Walhuffaz. 
 
"Sudah dalam penanganan Polsek Panyabungan dan Sat Reskrim Polres Madina," terangnya. (SAN)
Editor : SAMMAN
#perampokan #kriminalitas #penculikan dan pembunuhan #madina