Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Disebut Miliki Peran Besar dalam Jabatan dan Proyek di Labuhanbatu, Haji S: Silakan Dibuktikan!

Metro-Esa • Kamis, 14 Mei 2026 | 07:57 WIB

 

Haji S
Haji S

 
LABUHANBATU, METRODAILY - Nama Haji S belakangan menjadi perbincangan hangat di Kabupaten Labuhanbatu. Sosok yang dikenal tertutup ini, disebut-sebut memiliki pengaruh dalam proses penentuan jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN), mulai dari posisi struktural hingga non struktural.

Sejumlah sumber yang ditemui secara terpisah mengungkapkan adanya mekanisme tertentu yang harus dilalui. Salah satunya adalah kewajiban menyediakan sejumlah uang sebagai tanda keseriusan.

"Ada istilah uang muka atau down payment. Itu semacam komitmen awal sebelum proses berjalan," ujar salah satu sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Baca Juga: Digugat Ke PN Rantauprapat Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita, Mangkir Sidang Pertama

Tidak hanya terkait jabatan, penelusuran juga mengarah pada dugaan keterlibatan dalam pengadaan barang dan jasa. Beberapa pihak menduga, adanya peran tertentu dalam menentukan rekanan atau pemenang proyek di lingkungan Pemkab Labuhanbatu.

Namun, dugaan tersebut belum didukung bukti administratif atau dokumen resmi yang dapat menguatkan adanya praktik pelanggaran hukum.

Wartawan juga menelusuri keterkaitan Haji S dengan sejumlah tokoh politik lokal. Dari berbagai sumber, diketahui Haji S memiliki kedekatan dengan lingkaran kekuasaan, termasuk pernah terlibat sebagai bagian dari tim sukses pemenangan Bupati-wakil Bupati Labuhanbatu Maya-Jamri.

Meski demikian, hasil penelusuran menunjukkan bahwa isu ini telah berkembang luas di kalangan ASN dan masyarakat. Beberapa pihak bahkan mengaku tengah menunggu realisasi dari proses yang mereka yakini sedang berjalan.

Baca Juga: Bupati Maya Luncurkan Program UHC di Labuhanbatu Berobat Gratis Cukup Bawa KTP

Saat dikonfirmasi pada Rabu (29/04/2026) melalui aplikasi WhatsApp, Haji S membantah seluruh tudingan yang diarahkan kepadanya. Ia menegaskan tidak pernah terlibat dalam praktik jual beli jabatan maupun pengaturan proyek.

"Itu tidak benar. Saya tidak pernah ikut campur urusan jabatan atau proyek. Kalau saya pernah jadi tim sukses Maya-Jamri, itu benar, tapi tidak lebih dari itu,” ujarnya.

Haji. S juga mengakui ada pihak-pihak yang pernah datang meminta bantuan, namun menurutnya permintaan tersebut tidak pernah dilayani.

"Kalau ada yang datang minta tolong soal jabatan, tidak pernah saya tanggapi. Kalau memang ada tuduhan, silakan dibuktikan," katanya.

Lebih lanjut, Haji S menyebut dirinya hanya seorang petani dan tidak memiliki kewenangan dalam struktur pemerintahan.

"Saya ini bukan pejabat, hanya petani. Saya juga heran kenapa ada tuduhan seperti ini," tandasnya. (Bud)

Editor : Metro-Esa
#labuhanbatu #proyek #jabatan