Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Kloter Terakhir Haji Embarkasi Medan Diberangkatkan, 2 CJH Tapteng Ikut Terbang

Editor Satu • Rabu, 13 Mei 2026 | 10:00 WIB
PPIH Embarkasi Medan melepas Kloter 17 atau kloter terakhir calon jamaah haji menuju Tanah Suci di Asrama Haji Medan.
PPIH Embarkasi Medan melepas Kloter 17 atau kloter terakhir calon jamaah haji menuju Tanah Suci di Asrama Haji Medan.

MEDAN, METRODAILY – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Medan resmi menuntaskan seluruh proses pemberangkatan calon jamaah haji (CJH) tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi setelah melepas Kloter 17 atau kloter terakhir menuju Tanah Suci, Senin (11/5/2026) dini hari.

Dalam kloter terakhir tersebut, terdapat dua calon jamaah haji asal Kabupaten Tapanuli Tengah yang ikut diberangkatkan bersama rombongan jamaah lainnya.

Ketua PPIH Embarkasi Medan, Zulkifli Sitorus, mengatakan total jamaah dan petugas yang telah diterbangkan tahun ini mencapai 5.972 orang yang terbagi dalam 17 kelompok terbang.

Jumlah itu terdiri dari 5.904 jamaah reguler dan 68 petugas haji.

“Dari jumlah tersebut, 2.421 jamaah laki-laki dan 3.550 perempuan telah diterbangkan melalui Bandara Internasional Kualanamu menuju Arab Saudi,” ujar Zulkifli saat prosesi pelepasan di Aula Madinatul Hujjaj Embarkasi Medan.

Sementara itu, Kloter 17 memberangkatkan 233 jamaah dan petugas yang terdiri dari 98 laki-laki dan 135 perempuan.

Mayoritas jamaah berasal dari Kota Medan sebanyak 202 orang. Sisanya berasal dari sejumlah daerah di Sumatera Utara, termasuk dua jamaah dari Kabupaten Tapanuli Tengah.

Selain itu terdapat jamaah dari Kabupaten Serdangbedagai, Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Deliserdang, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, dan Labuhanbatu Selatan.

Dalam sambutannya, Zulkifli mengingatkan seluruh jamaah agar menjaga kekompakan selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.

“Sesampainya di Arab Saudi, tidak ada lagi perbedaan daerah asal. Semua adalah jemaah haji Indonesia. Jaga kebersamaan, saling membantu, dan hindari sifat iri maupun dengki agar memperoleh haji mabrur,” katanya.

Ia juga meminta jamaah mematuhi aturan yang berlaku di Arab Saudi, termasuk larangan mengambil foto atau video di lokasi tertentu.

“Jangan sembarangan mengambil gambar, terutama terhadap warga setempat. Ada jamaah Indonesia yang hampir dideportasi karena melanggar aturan tersebut,” ujarnya.

Selain itu, jamaah diminta menjaga kesehatan serta tidak membawa barang bawaan melebihi batas ketentuan.

Menurutnya, kesempatan menunaikan ibadah haji harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya mengingat masa tunggu haji reguler yang semakin panjang.

“Laksanakan seluruh rangkaian ibadah dengan penuh keikhlasan dan disiplin. Bisa jadi ini kesempatan terakhir untuk berhaji,” pesannya.

Data PPIH mencatat jamaah termuda di Kloter 17 adalah Muhammad Zaki Parinduri (17) asal Kota Medan, sedangkan jamaah tertua yakni Jamiah Ilyas (79) asal Kabupaten Deliserdang.

Dengan pelepasan Kloter 17 tersebut, seluruh rangkaian pemberangkatan calon jamaah haji Embarkasi Medan tahun 2026 resmi berakhir. (smg)

Editor : Editor Satu
#PPIH Embarkasi Medan #haji kloter terakhir #Calhaj Tapteng