Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Madina dan Pasbar Sepakat Buka Jalan Baru Antarprovinsi, Akses Tembus Sumut-Sumbar

Editor Satu • Selasa, 12 Mei 2026 | 12:50 WIB
Wakil Bupati Pasaman Barat M. Ihpan bersama Bupati Mandailing Natal H. Syaifullah membahas rencana pembukaan jalan baru penghubung Sumatera Barat dan Sumatera Utara.
Wakil Bupati Pasaman Barat M. Ihpan bersama Bupati Mandailing Natal H. Syaifullah membahas rencana pembukaan jalan baru penghubung Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

MADINA, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mulai membahas rencana pembukaan jalan baru penghubung antarprovinsi melalui kawasan perbatasan kedua daerah.

Jalur tersebut direncanakan menghubungkan Sigantang, Kecamatan Ranah Batahan, Pasaman Barat, dengan Pastab Julu, Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal.

Rencana pembangunan jalan itu dinilai strategis karena dapat meningkatkan konektivitas wilayah, membuka akses transportasi baru, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

Baca Juga: Warga Toba Demo Tuntut Tambang Batu Dilegalkan, Bawa Nama Prabowo

Pembahasan dilakukan saat Wakil Bupati Pasaman Barat M. Ihpan melakukan kunjungan kerja ke Mandailing Natal, Jumat (8/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, M. Ihpan didampingi Kepala Dinas PUPR Pasaman Barat Bambang Sumarsono serta Kepala UPT KPHL Wilayah Pasaman Barat Yuhan Sahri.

Rombongan disambut langsung Bupati Mandailing Natal H. Syaifullah bersama jajaran Pemkab Madina.

M. Ihpan mengatakan, pembangunan akses jalan baru menjadi langkah penting untuk mendukung pemerataan pembangunan di wilayah perbatasan yang selama ini masih menghadapi keterbatasan infrastruktur.

Baca Juga: Viral Isu Santunan Korban Bencana Harus Ada Mayat, Kadis Sosial Tapteng: Hoaks!

“Jalan ini diharapkan mampu membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta mempermudah mobilitas warga antardaerah,” ujarnya.

Ia menegaskan, rencana pembangunan jalan tidak hanya dibahas di tingkat daerah, tetapi akan diperjuangkan bersama hingga ke pemerintah pusat agar memperoleh dukungan kementerian terkait.

“Kami akan bersama-sama memperjuangkan rencana ini hingga ke pusat. Semoga mendapat persetujuan dari kementerian terkait sehingga pembangunan jalan ini dapat direalisasikan,” katanya.

Baca Juga: Polres Tapteng Operasikan 3 Dapur SPPG: Pandan, Sarudik, dan Badiri

Sementara itu, Bupati Mandailing Natal H. Syaifullah menyambut positif rencana pembangunan jalan penghubung antarprovinsi tersebut.

Menurutnya, keberadaan akses jalan baru akan memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama di kawasan perbatasan.

Namun, ia mengakui pembangunan jalan masih memerlukan pembahasan lanjutan karena jalur yang direncanakan melintasi kawasan Taman Nasional Batang Gadis.

Baca Juga: Sekdakab Tapteng Pimpin Apel ASN: Pelayanan Harus ‘Naik Kelas’ Pascabencana

Karena itu, kedua pemerintah daerah sepakat memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan kementerian terkait, khususnya menyangkut regulasi kawasan hutan dan aspek lingkungan hidup.

Meski menghadapi sejumlah tantangan, kedua daerah optimistis proyek jalan penghubung tersebut dapat menjadi solusi strategis untuk membuka keterisolasian wilayah perbatasan sekaligus memperkuat konektivitas antarprovinsi di kawasan barat Pulau Sumatera. (net)

Editor : Editor Satu
#jalan baru antarprovinsi #madina