SIMALUNGUN, METRODAILY - Pemerintah Kabupaten Simalungun secara resmi melepas keberangkatan 90 jamaah calon haji (JCH) untuk menunaikan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Prosesi pelepasan berlangsung di halaman Masjidil Asy Syuhada Korem 022/Pantai Timur, Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Rabu (6/5), dipimpin langsung oleh Bupati Anton Achmad Saragih didampingi unsur Forkopimda.
Pelepasan jamaah berlangsung khidmat dengan diiringi kumandang azan dan lantunan Talbiah.
Baca Juga: Razia Kasih Sayang di Tanah Jawa, Pelajar Bolos Sekolah Terjaring di Warnet dan Kafe
Sebanyak 90 jamaah yang diberangkatkan tergabung dalam Kloter 14 dan didampingi empat petugas penyelenggara, yakni Ketua Kloter Riswansyah Hasibuan, Pembimbing Ibadah Haji Sumarno, serta dua petugas kesehatan dr Nila Khairani Saragih dan dr Dewi Surya.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Simalungun Sugiarto, Sekda Mixnon Andreas Simamora, perwakilan Danrem 022/Pantai Timur, Ketua TP PKK Darmawati Anton Achmad Saragih, Ketua MUI Ki Dardjat Purba, serta sejumlah undangan lainnya.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Simalungun, Ghozali Nasution menjelaskan total jamaah calon haji asal Simalungun tahun ini berjumlah 100 orang yang terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter).
Baca Juga: Besok Musda KNPI Siantar, Wesly Ajak Pemuda Kawal Pembangunan Kota
"Kloter 3 satu orang, Kloter 9 tujuh orang, dan Kloter 11 dua orang sudah sampai di Makkah dengan selamat. Hari ini kita berangkatkan Kloter 14 sebanyak 90 orang,” ujarnya.
Ia mengimbau seluruh jamaah agar menjaga kesehatan, mengikuti arahan petugas, dan fokus menjalankan ibadah agar memperoleh predikat haji mabrur dan hajjah mabruroh.
Sementara itu, Ketua DPRD Simalungun Sugiarto berharap para petugas pendamping dapat membimbing jamaah dengan baik selama berada di Tanah Suci.
“Kami berharap jamaah selalu sehat dan kuota haji untuk Simalungun dapat bertambah di tahun-tahun mendatang,” katanya.
Baca Juga: Ersya Aurelia Ungkap Pelecehan di Lokasi Syuting Sejak Kecil
Dalam sambutannya, Bupati Anton Achmad Saragih turut membagikan pengalamannya saat menunaikan ibadah haji pada 1981 dan 1994. Ia mengingatkan bahwa tantangan terbesar justru setelah kembali dari Tanah Suci, yakni menjaga perubahan diri menjadi lebih baik.
“Yang paling berat itu saat pulang haji, apakah kita menjadi semakin baik atau sama saja karena banyak godaannya. Maka dari itu, niatkan dengan kuat. Insya Allah rombongan akan pulang pada 16 Juni, menjadi haji mabrur, berangkat dan pulang dengan jumlah yang sama,” ucap Anton.
Anton juga mengingatkan jamaah untuk bersabar selama menjalankan ibadah di Tanah Suci serta meminta keluarga yang ditinggalkan tetap tenang dan terus mendoakan kelancaran perjalanan ibadah.
Baca Juga: Crystal Palace Tantang Rayo Vallecano di Final Conference League
Berdasarkan data panitia, jamaah laki-laki tertua bernama Rahman Redjo Setiko berusia 80 tahun dan termuda Derian Reditya Nugraha berusia 23 tahun. Sementara jamaah perempuan tertua ialah Kaminah Damanik berusia 82 tahun dan termuda Alma Dhea Arum Sari berusia 25 tahun.
Acara pelepasan juga diisi dengan penyerahan rompi Kementerian Haji dan Umrah kepada Bupati Anton serta penyerahan pataka Habonaron Do Bona kepada ketua rombongan sebagai simbol doa restu agar perjalanan jamaah berlangsung aman dan lancar. (Esa)
Editor : Editor Satu