GUNUNGSITOLI, METRODAILY – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program Karya Bakti Skala Besar TNI Angkatan Darat di wilayah Sumut, khususnya Kepulauan Nias.
Program tersebut diharapkan menjadi pendorong percepatan pembangunan infrastruktur dan membantu Kepulauan Nias keluar dari kategori daerah tertinggal.
“Harapannya tentunya Kepulauan Nias ini segera keluar dari kategori daerah tertinggal. Karena kita tahu Kepulauan Nias masih ada kategori daerah tertinggal, dan ini diharapkan mempercepat pembangunan infrastruktur dan fisik lainnya. Harapan kita bisa segera mensejahterakan masyarakat,” ujar Bobby usai memimpin upacara pembukaan Karya Bakti Skala Besar di Lapangan Pelita, Gunungsitoli, Rabu (6/5/2026).
Baca Juga: Bupati Taput Reshuffle Besar, 16 Pejabat Eselon Dilantik
Pembukaan program ditandai dengan pemukulan gong oleh Bobby Nasution sebagai simbol dimulainya kegiatan Karya Bakti Skala Besar TNI AD di wilayah Kepulauan Nias.
Program Karya Bakti Skala Besar merupakan agenda TNI Angkatan Darat yang dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari amanah Presiden RI, Prabowo Subianto.
Kegiatan tersebut difokuskan untuk membantu mengatasi berbagai persoalan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum. Sejumlah pekerjaan fisik yang menjadi sasaran program di antaranya pembangunan jembatan, pembuatan sumur bor, serta pembangunan sarana pendukung lainnya.
Baca Juga: Marissa Anita Dikabarkan Pacaran dengan Mantan Suami Lulu Tobing, Netizen Heboh
Pangdam I/Bukit Barisan, Hendy Antariksa, mengatakan pelaksanaan program mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
“Selain mendapat dukungan pusat, kami juga didukung sepenuhnya bapak Gubernur Sumut. Beberapa titik sasaran secara fisik itu support Pemprov dan seluruh kabupaten dan kota di Kepulauan Nias,” kata Hendy.
Program tersebut diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dasar. (Rel)
Editor : Editor Satu