Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Longsor di Jalinsum Pahae Julu Seret Mobil ke Sungai, Tiga Orang Tewas

Editor Satu • Rabu, 6 Mei 2026 | 13:20 WIB
Petugas dan warga mengevakuasi korban tanah longsor di Desa Hutabarat, Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara, setelah sebuah mobil pikap terseret ke sungai akibat longsor.
Petugas dan warga mengevakuasi korban tanah longsor di Desa Hutabarat, Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara, setelah sebuah mobil pikap terseret ke sungai akibat longsor.

TAPANULI UTARA, METRODAILY – Bencana tanah longsor terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di Desa Hutabarat, Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Selasa (6/5/2026). Longsor yang dipicu hujan deras itu menyeret sebuah mobil pikap hingga jatuh ke sungai dan menyebabkan tiga orang meninggal dunia.

 

Korban meninggal dunia masing-masing berinisial BN (34), warga Sitaputapu, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), DH (38), warga Desa Aek Hutagodang, Kabupaten Labusel, serta DS (14), warga Dusun Hopong, Desa Muara Tolang, Kecamatan Simangumban, Taput.

 

Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis Sitinjak melalui Kasi Humas Polres Taput Aiptu Walpon Baringbing menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Baca Juga: Rumah Warga di Doloksanggul Ludes Terbakar, Dua Sepeda Motor Ikut Hangus

 

“Saat itu satu unit mobil pikap jenis Isuzu Traga yang mengangkut sayur-sayuran sedang melintas di lokasi kejadian,” ujar Walpon dalam keterangannya, Rabu (7/5/2026).

 

Secara tiba-tiba, tebing di pinggir jalan longsor dan menghantam kendaraan hingga terdorong masuk ke sungai di bawah badan jalan.

 

Di dalam mobil terdapat tiga orang penumpang, yakni FA (34) selaku sopir, serta BN dan DH sebagai penumpang.

 

Akibat kejadian itu, BN dan DH terjepit di dalam kendaraan dan meninggal dunia di lokasi. Sementara sopir berhasil diselamatkan meski mengalami luka berat.

Baca Juga: Oknum Polisi Tapteng Diduga Terlibat Narkoba, Kapolres Bantah: “Gak Ada Itu”

Korban meninggal lainnya, DS (14), diduga tewas akibat tertimbun longsor susulan saat berusaha menolong para korban di sungai.

 

“Menurut keterangan saksi, korban DS turun ke sungai untuk membantu mengeluarkan korban dari mobil. Namun tiba-tiba terjadi longsor susulan yang menyeret material tanah hingga menjepit korban ke mobil,” jelas Walpon.

 

Petugas bersama warga kemudian melakukan proses evakuasi terhadap seluruh korban dari lokasi kejadian.

 

Saat ini ketiga jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Tarutung untuk menunggu kedatangan pihak keluarga.

Baca Juga: Oknum Polisi Tapteng Diduga Terlibat Narkoba, Kapolres Bantah: “Gak Ada Itu”

Longsor tersebut juga sempat menutup badan Jalan Lintas Sumatera dan menghambat arus lalu lintas di kawasan Pahae Julu.

 

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur rawan longsor, terutama saat hujan deras mengguyur wilayah pegunungan. (Fdh)

Editor : Editor Satu
#mobil terseret longsor #pahae jae