DELISERDANG, METRODAILY – Antusiasme masyarakat memuncak pada hari kedua Gebyar dan Pameran Pendidikan Sumatera Utara (Sumut) 2026.
Ribuan pengunjung memadati Kompleks Astaka, Jalan Willem Iskandar, Kecamatan Percut Seituan, Minggu (3/5/2026), menjadikan event ini tidak sekadar ajang edukasi, tetapi juga pusat keramaian ekonomi rakyat.
Dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional, stan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) justru menjadi magnet utama. Area kuliner dan pernak-pernik dipadati pelajar berseragam yang berburu makanan sekaligus menikmati suasana festival.
Baca Juga: Tak Perlu KTP Pemilik Lama! Bayar PKB di Sumut Kini Cuma 5 Menit, Ini Syarat Barunya
UMKM Jadi Primadona, Diskon Pelajar Diserbu
Lonjakan pengunjung berdampak langsung pada pelaku UMKM. Salah satu pedagang, Eka, mengaku penjualan meningkat signifikan sejak pagi.
“Alhamdulillah ramai sekali. Banyak guru bawa muridnya, apalagi kita kasih diskon sampai 25 persen untuk yang pakai seragam sekolah,” ujarnya.
Fasilitas tempat duduk yang memadai serta harga terjangkau membuat pengunjung betah berlama-lama di area tersebut.
Panggung Seni hingga E-Sport Dipadati Penonton
Tak hanya UMKM, panggung utama Astaka juga dipenuhi ratusan penonton yang menyaksikan beragam penampilan siswa, mulai dari pembacaan puisi, tarian, hingga parade kostum karakter animasi.
Baca Juga: Pemprov Sumut Perkuat Assessment Centre, 2.268 Pegawai Sudah Uji Kompetensi
Di sisi lain, pertandingan catur kategori SLB yang diikuti siswa tuna rungu dan tuna netra turut menyita perhatian, menunjukkan inklusivitas dalam ajang pendidikan ini.
Kompetisi e-sport Mobile Legends juga menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi kalangan remaja.
Sejumlah titik di area pameran berubah menjadi lokasi favorit swafoto. Baliho besar, instalasi visual, hingga peserta lomba kostum animasi yang berkeliling lokasi menjadi incaran pengunjung untuk berfoto bersama.
Baca Juga: Pemprov Sumut Buka 9.759 Formasi CPNS 2026! Guru dan Nakes Dominasi
Sekretaris Dinas Pendidikan Sumut, Dewi Susantri Ujung, bersama jajaran kepala cabang dinas, kepala sekolah, dan guru turut hadir memantau jalannya kegiatan serta memberi dukungan kepada para siswa.
Event Berlangsung Hingga 4 Mei
Hingga siang menjelang sore, arus pengunjung terus berdatangan tanpa tanda-tanda surut. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung hingga 4 Mei 2026, setelah resmi dibuka sehari sebelumnya oleh Gubernur Sumut.
Gebyar Pendidikan Sumut 2026 tidak hanya menjadi ajang unjuk kreativitas pelajar, tetapi juga terbukti menggerakkan ekonomi lokal melalui keterlibatan aktif pelaku UMKM. (rel)