MEDAN, METRODAILY – Harapan tampil maksimal di balapan kandang belum sepenuhnya dirasakan pembalap andalan Yamaha, Fabio Quartararo. Menjelang seri kelima MotoGP 2026 di Prancis, ia justru mengaku masih pesimistis.
Balapan yang berlangsung di Sirkuit Le Mans pada 8-10 Mei mendatang menjadi momen penting bagi Quartararo. Namun, kondisi performa Yamaha yang belum stabil membuatnya enggan memasang target tinggi.
Sejauh ini, pembalap berjuluk El Diablo tersebut belum menunjukkan hasil signifikan dalam empat seri awal musim. Pencapaian terbaiknya hanya finis di posisi ke-14, masing-masing saat balapan di MotoGP Thailand 2026 dan MotoGP Spanyol 2026.
Baca Juga: Kontrak Pembangunan Huntap Tahap II di Tapsel Ditandatangani
Situasi itu diperkuat dengan hasil tes terbaru di Sirkuit Jerez. Quartararo hanya mampu mencatatkan waktu 1 menit 36,439 detik dan menempati posisi ketujuh.
Catatan tersebut terpaut 0,495 detik dari pembalap tercepat, Ai Ogura, yang tampil impresif dalam sesi pengujian.
“Saya pikir ini akan sedikit lebih baik, tetapi saya tidak akan mengatakan bahwa saya optimistis. Kami belum menemukan sesuatu yang benar-benar penting,” ujar Quartararo dikutip dari GP One.
Ia menegaskan, kendala utama masih berkutat pada detail teknis yang belum mampu menunjang gaya balapnya secara maksimal.
Baca Juga: Wali Kota Padangsidimpuan Hadiri Ekspose Implementasi Manajemen Talenta ASN
“Ini lebih kepada detail kecil yang bisa membantu gaya berkendara saya. Tapi sejujurnya, kami belum menemukan sesuatu yang besar,” lanjutnya.
Meski demikian, Quartararo tetap memiliki kenangan manis di Le Mans. Ia pernah meraih kemenangan di sirkuit tersebut pada musim 2021, yang menjadi salah satu momen terbaik dalam kariernya di kelas utama.
Kini, tantangan besar menanti Quartararo untuk mengulang sukses tersebut di tengah performa motor yang belum kompetitif. (Dtc)
Editor : Editor Satu