KARO, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten Karo dan Pemerintah Kota Palangkaraya memperkuat kerja sama sektor pangan hortikultura melalui Focus Group Discussion (FGD) strategis yang digelar di Aula Rakutta Brahmana Kantor Bupati Karo, Rabu (29/4/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama antar daerah (KAD) yang sebelumnya telah disepakati kedua pemerintah daerah dengan fasilitasi Bank Indonesia.
FGD tersebut mempertemukan pelaku usaha hortikultura, kelompok tani, pemangku kepentingan, serta perwakilan Bank Indonesia untuk membahas optimalisasi distribusi komoditas unggulan seperti cabai merah dan sayur-mayur dari Karo ke Palangkaraya.
Baca Juga: Pemkab Karo Peringati Hari Bakti Pemasyarakatan, Tekankan Pemberantasan Halinar
Bupati Karo, Antonius Ginting, menegaskan bahwa sinergi antar daerah menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga pangan.
“Kabupaten Karo memiliki kualitas hortikultura yang tinggi, namun perlu sinergi dengan daerah konsumen agar potensi ini terserap maksimal dan berdampak pada kesejahteraan petani,” ujarnya.
Dalam forum tersebut dibahas tiga poin utama, yakni stabilitas harga untuk menjaga pendapatan petani sekaligus pengendalian inflasi di Palangkaraya, realisasi distribusi komoditas, serta peningkatan kesejahteraan melalui penguatan ekosistem UMKM pertanian.
Baca Juga: Sat Resnarkoba Polres Tebingtinggi Tangkap Pengguna Sabu di Bandar Sakti
Sebelumnya, kerja sama ini telah direalisasikan melalui pengiriman 1,05 ton cabai merah dari Karo ke Palangkaraya dalam tiga tahap selama April 2026.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangkaraya dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karo terkait distribusi dan stabilisasi pasokan komoditas pertanian.
Wakil Wali Kota Palangkaraya, Achmad Zaini, menyebut kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk menjamin ketersediaan pangan secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Baca Juga: Satgas PASTI Hentikan 953 Entitas Ilegal, Ratusan Miliar Dana Korban Diselamatkan
Selain diskusi, rangkaian kegiatan juga mencakup kunjungan lapangan ke lahan pertanian Gapoktan Terpuk Sisiwah di Desa Suka, Kecamatan Tigapanah, guna melihat langsung proses produksi dan pola distribusi petani lokal. (Rel/pmg)
Editor : Editor Satu