Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Atasi Krisis Air, Tirtanadi Tambah Dua Sumber Mata Air di Berastagi

Editor Satu • Rabu, 29 April 2026 | 11:10 WIB
Petugas Tirtanadi sosialisasi sumber mata air di Berastagi sebagai upaya menambah pasokan air bersih bagi masyarakat terdampak krisis debit air.
Petugas Tirtanadi sosialisasi sumber mata air di Berastagi sebagai upaya menambah pasokan air bersih bagi masyarakat terdampak krisis debit air.

KARO, METRODAILY – Perumda Tirtanadi Sumatera Utara menyiapkan langkah strategis untuk mengatasi kekurangan debit air di wilayah Berastagi dengan menambah dua sumber mata air baru pada 2026.

Direktur Utama Tirtanadi, Ardian Surbakti, melalui Plt Kepala Cabang Berastagi Harapenta Tarigan, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan survei di dua lokasi, yakni Desa Sempajaya, Kecamatan Berastagi dan Desa Jaranguda, Kecamatan Merdeka.

“Hasil survei menunjukkan potensi debit air di Desa Jaranguda sekitar 4 liter per detik, sementara di Sempajaya mencapai 10 liter per detik,” ujar Harapenta Tarigan, Selasa (28/4/2026).

Baca Juga: Wali Kota Medan Terima Rekomendasi DPRD atas LKPJ 2025, Jadi Bahan Evaluasi Kinerja

Saat ini, kedua sumber mata air tersebut masih dalam tahap pengurusan administrasi dan uji kelayakan. Tirtanadi menargetkan proyek ini dapat selesai dan mulai dimanfaatkan pada tahun 2026.

Penambahan debit air ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pelanggan di wilayah Sempajaya dan Jaranguda, sekaligus memperluas layanan ke sejumlah kawasan lain seperti Jalan Udara, Desa Tangkulen, Lau Gumba, hingga Jalan Veteran.

Selain solusi jangka panjang, Tirtanadi juga tetap menjalankan langkah darurat dengan mendistribusikan air bersih menggunakan dua unit mobil tangki setiap hari. Layanan ini beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB untuk menjangkau pelanggan terdampak.

Baca Juga: PT Taspen (Persero) Cabang Pematang Siantar Sosialisasi Perlindungan ASN di Palas

Sejumlah warga mengaku mulai merasakan perbaikan layanan. Salah seorang warga Desa Sempajaya, Hendra Wijaya Depari, menyebut aliran air yang sebelumnya sempat terhenti kini sudah kembali normal.

“Dua hari ini sudah mengalir, semoga ke depan lancar terus,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sempajaya, Meliala Purba, menyatakan pihaknya mendukung rencana pemanfaatan sumber mata air oleh Tirtanadi.

Menurutnya, rencana tersebut telah dibahas melalui beberapa kali musyawarah bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan masyarakat.

Baca Juga: Paripurna DPRD Medan Tetapkan Pengganti Wakil Ketua dari PKS, Sri Rezeki Diusulkan

“Kami berharap ini menjadi solusi untuk mengatasi kelangkaan air bersih, khususnya di Desa Sempajaya dan sekitarnya, dan dapat segera direalisasikan,” katanya. (Pmg)

Editor : Editor Satu
#pdam tirtanadi berastagi #sumber mata air