Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Pemprov Sumut dan Pemkab Tapteng Bentuk Tim Khusus Validasi Data Korban Bencana

Editor Satu • Selasa, 28 April 2026 | 20:25 WIB
Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap memimpin rapat daring bersama Pemkab Tapteng terkait percepatan pendataan korban bencana berbasis BNBA di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa (28/4/2026).
Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap memimpin rapat daring bersama Pemkab Tapteng terkait percepatan pendataan korban bencana berbasis BNBA di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa (28/4/2026).

MEDAN, METRODAILY – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara bersama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) membentuk Tim Percepatan Pendataan Korban Bencana guna memastikan penyaluran bantuan berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan akurat.

Langkah ini mengemuka dalam Rapat Percepatan Pendataan by name by address (BNBA) yang dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Sulaiman Harahap, secara daring dari Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Selasa (28/4/2026).

Sulaiman menyampaikan, pembentukan tim tersebut merupakan tindak lanjut arahan Pemerintah Pusat melalui Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera.

Baca Juga: Genteng Dihasilkan dari Sampah, Presiden Prabowo Dorong Inovasi Bernilai Ekonomi

“Mendagri memerintahkan dan menyetujui Gubernur Sumut untuk membentuk tim percepatan pendataan dan verifikasi data by name by address. Pemprov Sumut akan membantu merampungkan data-data yang dibutuhkan oleh kementerian,” ujarnya.

Ia menegaskan, tim percepatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan bantuan sosial, stimulan ekonomi, hingga perbaikan rumah dapat disalurkan secara tepat dan cepat kepada masyarakat terdampak bencana.

Tim yang dibentuk melibatkan lintas instansi, mulai dari Pemprov Sumut, Pemkab Tapteng, hingga instansi vertikal seperti Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di tingkat provinsi maupun kabupaten.

Baca Juga: Kena Skorsing Kartu, Kompany Dilarang Dampingi Bayern di Bangku Cadangan

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut, Basarin Yunus Tanjung, menargetkan tim dari provinsi sudah turun ke Tapteng paling lambat 30 April 2026 untuk menyusun mekanisme kerja hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.

Dengan demikian, data hasil verifikasi diharapkan sudah dapat diperoleh secara valid pada pekan berikutnya.

“Saat ini sedang menunggu persetujuan pendamping dari pemerintah pusat yang akan menjadi perwakilan Kasatgas. Kamis mendatang diharapkan ada pertemuan lanjutan dengan Pemkab Tapteng, Forkopimda, dan instansi vertikal untuk membahas mekanisme kerja,” katanya.

Baca Juga: PSG vs Bayern Munich di Semifinal Liga Champions, Dua Pelatih Sama-sama Yakin Menang

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Tapteng, Binsar Tua Hamonangan Sitanggang, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dan provinsi dalam mempercepat validasi data korban bencana.

Ia mengakui, proses pendataan yang dilakukan saat ini masih terus diperbaiki agar lebih akurat.

“Kami anggap pendataan ini belum sempurna. Dengan adanya kebijakan ini, kami siap berkolaborasi untuk menyempurnakan data sehingga penyaluran bantuan, termasuk tahap dua dan tiga, bisa segera diselesaikan,” ujarnya.

Rapat tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat terkait, di antaranya Kepala BPBD Sumut Tuahta Ramajaya Saragih, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumut Rahmat Hidayat Siregar, Kepala Dinas Sosial Sumut Illyan Chandra Simbolon, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Parlindungan Pane bersama jajaran OPD Pemkab Tapteng. (Rel)

Editor : Editor Satu
#data korban bencana tapteng