Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Sukses Kendalikan Inflasi Daerah, Labura Raih Penghargaan Nasional

Metro-Esa • Senin, 27 April 2026 | 18:39 WIB
Pemkab Labura menerima penghargaan atas keberhasilan dalam pengendalian inflasi daerah.
Pemkab Labura menerima penghargaan atas keberhasilan dalam pengendalian inflasi daerah.
LABURA, METRODAILY - Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih penghargaan atas keberhasilan dalam pengendalian inflasi daerah. 

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di Hotel Wyndham Opi Kota Palembang, Sabtu (25/4/2026) malam.

Dalam ajang bergengsi tersebut, Kabupaten Labuhanbatu Utara berhasil menempati peringkat ketiga nasional dalam kategori pengendalian inflasi daerah. Prestasi ini menempatkan Labuhanbatu Utara sejajar dengan daerah-daerah lain yang dinilai berhasil menjaga stabilitas ekonomi di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.

Baca Juga: Bupati Labura Perkuat Mitigasi Kekeringan Demi Swasembada Pangan

Adapun peringkat pertama diraih oleh Kabupaten Tebo, sementara posisi kedua ditempati oleh Kabupaten Musi Rawas Utara.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Labuhanbatu Utara, Dr H Samsul Tanjung yang hadir mewakili pemerintah daerah. Dalam keterangannya, ia menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut sekaligus mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah dan pihak terkait yang telah berkontribusi dalam menjaga stabilitas harga di wilayah Labuhanbatu Utara.

"Penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen, baik pemerintah daerah, instansi terkait, maupun dukungan masyarakat. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam menjaga kestabilan harga dan daya beli masyarakat," ujarnya.

Baca Juga: UMBK di Labura Pakai HP, Kakan Kemenag Turun Cek Pelaksanaan di MTsN 2

Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Labuhanbatu Utara Dra.Hj. Susi Asmarani, Kepala Bappeda M. Asril, Kepala Dinas Pertanian drh.Sudarija, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Erni Malinda Napitupulu, serta Kepala Bagian Perekonomian Sukardi
Selain menerima piala penghargaan, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara juga memperoleh Dana Insentif Fiskal (DIF) sebesar Rp1 miliar.

Dana tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat atas kinerja daerah dalam menjaga stabilitas inflasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang sehat dan berkelanjutan.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran strategis Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Labuhanbatu Utara yang selama ini aktif menjalankan tugasnya secara terintegrasi. TPID bekerja sama dengan Bank Indonesia dalam melakukan pemantauan harga, analisis tren inflasi, serta merumuskan langkah-langkah antisipatif dan responsif terhadap potensi kenaikan harga kebutuhan pokok.

Baca Juga: Samsul Tanjung Bersama Baznas Labura Tinjau Pembangunan RTLH di Desa Sidua-Dua

Berbagai upaya konkret telah dilakukan, antara lain penguatan koordinasi lintas sektor, pelaksanaan operasi pasar, pemantauan distribusi bahan pangan, serta pengendalian pasokan komoditas strategis. Langkah-langkah ini terbukti efektif dalam menjaga stabilitas harga di tingkat masyarakat, sehingga inflasi di Kabupaten Labuhanbatu Utara dapat ditekan dalam batas yang aman dan terkendali.

Penghargaan ini sekaligus menjadi pengakuan atas komitmen Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara dalam mewujudkan tata kelola ekonomi daerah yang baik. Stabilitas inflasi dinilai sebagai salah satu indikator penting dalam menjaga daya beli masyarakat serta menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Dengan capaian ini, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara diharapkan dapat terus mempertahankan bahkan meningkatkan kinerja dalam pengendalian inflasi. Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan tetap terjaga guna menghadapi tantangan ekonomi ke depan yang semakin kompleks.

Prestasi tersebut juga menjadi bukti bahwa daerah memiliki peran penting dalam mendukung stabilitas ekonomi nasional, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah dalam menjaga kesejahteraan dan kestabilan harga kebutuhan pokok. (gus)

Editor : Metro-Esa
#inflasi #labura