MADINA, METRODAILY – Kisah haru mewarnai keberangkatan jamaah calon haji asal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun 2026. Seorang remaja, Muhammad Yunus (17), menjadi jamaah termuda setelah menggantikan posisi ayahnya yang wafat sebelum sempat menunaikan ibadah haji.
Warga Kecamatan Siabu itu berangkat bersama sang ibu, Yusna, dan tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 6. Rombongan calon haji asal Madina dijadwalkan bertolak menuju Medan pada Minggu (26/4/2026).
Sejatinya, sang ayah terdaftar sebagai calon jamaah bersama istrinya. Namun takdir berkata lain, sehingga posisi tersebut dialihkan kepada Yunus.
Baca Juga: Kasus Smart Village Rp1,7 Miliar di Madina, Kejari Kumpulkan Bukti Tambahan
“Ini pertama kali saya berangkat. Persiapannya sudah cukup, sudah ikut manasik juga. Saya menggantikan ayah,” ujar Yunus.
Meski masih berusia muda, Yunus mengaku telah mempersiapkan diri secara matang, termasuk mengikuti seluruh rangkaian manasik haji sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Ia juga memiliki doa khusus yang akan dipanjatkan, di antaranya harapan untuk mendapatkan pendidikan dan pekerjaan yang layak di masa depan.
“Senang bisa berangkat di usia muda, tapi ada juga yang dipikirkan,” katanya, mengungkapkan kegelisahan terkait kelanjutan pendidikannya.
Baca Juga: Calhaj Nasabah Bank Sumut Syariah Puji Layanan di Asrama Haji Medan
Sebagai anak tunggal, Yunus menegaskan akan mendoakan ayahnya selama menjalankan ibadah haji agar menjadi amal jariyah bagi almarhum.
Sementara itu, sang ibu, Yusna, tak mampu menyembunyikan rasa haru. Ia mengenang perjalanan panjang mereka menabung sejak 2013 hingga akhirnya mendapat panggilan berhaji tahun ini.
“Terharu, bahagia, semuanya bercampur. Kami sudah menabung sejak 2013, dan sekarang dipanggil,” ujarnya dengan suara bergetar.
Baca Juga: 112 Berkas Calon KI Sumut Dibuka, Seleksi Ketat Dimulai
Yusna berharap seluruh rangkaian ibadah haji dapat dijalankan dengan lancar, sekaligus mendoakan mendiang suaminya serta keluarga yang telah berpulang. (Net)
Editor : Editor Satu