TAPUT, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) mengundi 70 unit hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kecamatan Adiankoting, Sabtu (25/4/2026).
Proses verifikasi dan pengundian dipimpin langsung Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, di Aula Martua Kantor Bupati Taput, Tarutung.
Bupati menegaskan, sistem undian diterapkan untuk menjamin keadilan dan transparansi bagi seluruh warga terdampak.
Baca Juga: Pemko Sibolga–Tzu Chi Undi 28 Unit Huntap Tahap II, Pastikan Transparan
“Seluruh warga memiliki hak yang sama. Dengan pengundian ini, proses penentuan rumah berlangsung adil dan terbuka, serta seluruh unit memiliki kualitas yang setara,” ujar JTP.
Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah bersama pemerintah pusat dalam mempercepat pemulihan pascabencana, khususnya melalui penyediaan hunian layak.
Ia berharap rumah yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dengan baik guna meningkatkan kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan huntap sendiri ditargetkan mulai ditempati pada pertengahan Mei 2026.
Baca Juga: HUT ke-155 Siantar Meriah, Ribuan Warga Padati Karnaval Budaya di Jalan Merdeka
Untuk menghindari polemik, Bupati menegaskan hasil undian bersifat final dan akan dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) Bupati. Warga juga diminta tidak menukar nomor atau unit rumah yang telah diperoleh.
Selain itu, infrastruktur dasar seperti akses jalan dan jaringan listrik di kawasan hunian telah tersedia. Kawasan tersebut juga telah disepakati diberi nama Kampung Parsaoran Nauli.
Pemerintah turut mendorong warga untuk mulai membersihkan lingkungan dan melakukan penghijauan. Bantuan bibit pohon buah juga akan disalurkan untuk mendukung penataan kawasan.
Baca Juga: Polda Sumut Gerebek Kos di Siantar, 86 Paket Sabu Siap Edar Disita
Dari sisi progres pembangunan, sebanyak 34 unit rumah telah selesai 100 persen dan siap ditempati. Sementara 14 unit mencapai 90 persen, 10 unit 80 persen, 16 unit 70 persen, 4 unit 50 persen, dan 2 unit masih dalam tahap awal.
Pemerintah menargetkan sekitar 60 unit rumah sudah dapat ditempati pada 5 Mei 2026.
Di akhir kegiatan, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Buddha Tzu Chi atas kontribusinya dalam pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana. (Net)
Editor : Editor Satu