Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Menu MBG Ditolak Siswa di Asahan, Ikan Mujair Diduga Bau Amis

Editor Satu • Rabu, 22 April 2026 | 09:40 WIB
Tangkapan layar video siswa SD di Asahan yang menolak menu MBG karena ikan diduga berbau amis.
Tangkapan layar video siswa SD di Asahan yang menolak menu MBG karena ikan diduga berbau amis.

ASAHAN, METRODAILY — Tiga siswa sekolah dasar (SD) di Desa Padang Sipirok, Kabupaten Asahan, menolak mengonsumsi menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena ikan yang disajikan diduga berbau amis.

Peristiwa ini mencuat setelah video penolakan siswa tersebut beredar di media sosial dan dilihat wartawan, Selasa (21/4/2026). Dalam video itu, ketiga siswa tampak memegang ompreng sambil mengungkapkan keberatan mereka terhadap menu yang diberikan.

“Ikannya bau, kami tidak mau makan,” ujar para siswa dalam rekaman tersebut.

Baca Juga: Kadis LH Tebingtinggi dan Bendahara Jadi Tersangka Korupsi, Kerugian Negara Rp863 Juta

Dalam video yang sama, terlihat menu ikan mujair yang disajikan tampak pucat dan diduga belum matang sempurna. Selain ikan, siswa juga menerima menu berupa sayur kacang panjang rebus, tempe goreng, dan buah salak.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Aek Ledong Timur 2, Yusril Pasaribu, menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa ikan yang diberikan bukan dalam kondisi busuk, melainkan berbau amis akibat kurang optimalnya proses pengolahan.

“Menu yang kami berikan adalah ikan nila asam padeh. Kami klarifikasi bahwa ikan tersebut tidak busuk, namun berbau amis karena kurang kontrol saat memasak dan bumbu yang kurang maksimal,” ujarnya.

Baca Juga: Kadis LH Tebingtinggi dan Bendahara Jadi Tersangka Korupsi, Kerugian Negara Rp863 Juta

Pihak SPPG memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh serta meningkatkan pengawasan dalam proses pengolahan makanan sebelum didistribusikan kepada siswa.

“Kami mohon maaf. Ke depan, hal seperti ini tidak akan terulang,” kata Yusril. (Net)

Editor : Editor Satu
#mbg bau amis #mbg di asahan