TANJUNGBALAI, METRODAILY – Jembatan Merah Putih di Jalan Kelong, Kelurahan Sei Merbau, Kecamatan Teluk Nibung, yang selama ini rusak dan membahayakan, akhirnya direnovasi.
Renovasi ditandai dengan peletakan batu pertama yang dipimpin langsung Kapolres Tanjungbalai, Welman Feri, Selasa (21/4/2026).
Jembatan tersebut merupakan akses utama warga untuk aktivitas harian, termasuk distribusi logistik dan mobilitas ekonomi. Kondisinya yang rusak telah lama dikeluhkan masyarakat karena dinilai membahayakan, terutama bagi anak-anak.
Baca Juga: Payabakung United Juara Liga 4 Sumut Usai Adu Penalti, Trofi Diserahkan Wagub
Kehadiran Kapolres memimpin langsung renovasi menjadi kabar baik yang disambut antusias warga setempat.
Polisi Turun Langsung Bangun Jembatan
Tak sekadar simbolis, proyek ini melibatkan langsung personel Polres Tanjungbalai dalam pengerjaan di lapangan.
Langkah ini dilakukan untuk mempercepat proses pembangunan sekaligus mendukung program pemerintah dalam meningkatkan konektivitas wilayah.
Baca Juga: Kloter 1 Haji Sumut Tiba di Asrama Medan, Siap Terbang Dinihari via Kualanamu
Camat Teluk Nibung, Darwansyah Merta Wijaya, mengapresiasi inisiatif kepolisian tersebut.
“Jembatan ini sangat vital bagi aktivitas warga dan distribusi logistik. Kami berterima kasih atas kepedulian Kapolres,” ujarnya.
Perwakilan warga, Asmawati, mengaku selama ini diliputi kekhawatiran saat melintasi jembatan yang rusak.
“Sekarang kami merasa lebih tenang. Semoga cepat selesai dan bisa digunakan dengan aman,” katanya.
Baca Juga: Bantuan Bencana Tapteng Dibiarkan Membusuk di Posko Hutanabolon
Disertai Aksi Sosial
Selain peletakan batu pertama, kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim oleh Kapolres bersama jajaran.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Kompol MP Pardede, jajaran pejabat utama Polres, Babinsa Koramil 08/Pulau Buaya, serta Lurah Sei Merbau dan para kepala lingkungan.
Dengan dimulainya renovasi, masyarakat berharap akses transportasi segera kembali normal dan lebih aman, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Teluk Nibung. (rel/gia)